فَأَكَلَا مِنْهَا فَبَدَتْ لَهُمَا سَوْآتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِنْ وَرَقِ الْجَنَّةِ ۚ وَعَصَىٰ آدَمُ رَبَّهُ فَغَوَىٰ
Maka keduanya memakannya, lalu tampaklah bagi keduanya aurat mereka, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun taman; dan Adam melanggar Tuhannya, lalu ia khilaf.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- فَأَكَلَا مِنْهَاfa-akalaa minhaamaka keduanya memakannya
- فَبَدَتْ لَهُمَا سَوْآتُهُمَاfa-badat lahumaa saw'aatuhumaalalu tampaklah bagi keduanya aurat mereka
- وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِنْ وَرَقِ الْجَنَّةِwa-tafiqaa yakhsifaani alayhimaa min waraqi l-jannatidan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun taman
- وَعَصَىٰ آدَمُ رَبَّهُ فَغَوَىٰwa-asaa aadamu rabbahu fa-ghawaadan Adam melanggar Tuhannya, lalu ia khilaf
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar a-k-l, b-d-w, s-w-a, t-f-q, kh-s-f, w-r-q, j-n-n, '-s-y, r-b-b, gh-w-y): badat saw'aatuhumaa diterjemahkan 'tampak aurat keduanya' (akar b-d-w + akar s-w-'); asaa aadam rabbahu diterjemahkan 'Adam melanggar (durhaka kepada) Tuhannya' (akar '-s-y); ghawaa diterjemahkan 'khilaf (tersesat)' (akar gh-w-y, seakar aghwaa 7:16, makna 'jatuh ke kesalahan', bukan akar d-l-l). gloss '(yang ada di)' + footnote dibuang.
Aplikasi
Konsekuensi langsung setelah melanggar: 'tampaklah bagi keduanya aurat mereka', kesadaran akan kerentanan dan rasa malu muncul segera setelah pelanggaran, sebuah respons psikologis alami terhadap kesalahan yang disadari.