قَالَ كَذَٰلِكَ أَتَتْكَ آيَاتُنَا فَنَسِيتَهَا ۖ وَكَذَٰلِكَ الْيَوْمَ تُنْسَىٰ

Dia berfirman, “Memang seperti itulah. Telah datang kepadamu tanda-tanda Kami, lalu engkau mengabaikannya. Begitu pula pada hari ini engkau diabaikan.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. قَالَ كَذَٰلِكَqaala ka-dzaalikaDia berfirman, memang seperti itulah
  2. أَتَتْكَ آيَاتُنَا فَنَسِيتَهَاatatka aayaatunaa fa-nasiitahaatelah datang kepadamu tanda-tanda Kami, lalu engkau mengabaikannya
  3. وَكَذَٰلِكَ الْيَوْمَ تُنْسَىٰwa-ka-dzaalika l-yawma tunsaabegitu pula pada hari ini engkau diabaikan

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
  3. أَتَتْكَatatkadatang kepadamu
  4. آيَاتُنَاaayaatunaatanda-tanda Kami
  5. فَنَسِيتَهَاfa-nasiitahaalalu engkau melupakannya
  6. وَكَذَٰلِكَwa-ka-dzaalikadan demikianlah
  7. الْيَوْمَl-yawmahari ini
  8. تُنْسَىٰtunsaadilupakan

Inti bacaan

Jawaban tegas yang menyingkap kausalitas: 'telah datang kepadamu tanda-tanda Kami, lalu engkau mengabaikannya. hari ini engkau diabaikan', kebutaan spiritual di akhirat dijelaskan sebagai konsekuensi logis dari pengabaian yang dipilih sendiri sebelumnya, bukan hukuman sewenang-wenang.

Penjelasan pilihan kata

'Tanda-tanda' memakai akar aayah yang sama dipertahankan konsisten. Jawaban ini mengungkap bahwa 'buta' di 20:124-125 sebenarnya adalah metafora untuk pengabaian terhadap tanda-tanda: kebutaan sebagai balasan setimpal atas pengabaian yang sama.

Tafsiran

Jawaban ini membalikkan pemahaman literal tentang kebutaan, bukan hukuman sewenang-wenang, melainkan konsekuensi yang setimpal dan simetris: sebagaimana ia dulu mengabaikan tanda-tanda, kini ia sendiri yang diabaikan.

Renungan dan Hikmah

  • 'Buta' pada hari Kiamat di sini dijelaskan sendiri oleh teks sebagai balasan setimpal atas pengabaian terhadap tanda-tanda semasa hidup, bukan kebutaan fisik acak, melainkan konsekuensi yang secara eksplisit dikaitkan dengan tindakan yang sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. '