قُلْ كُلٌّ مُتَرَبِّصٌ فَتَرَبَّصُوا ۖ فَسَتَعْلَمُونَ مَنْ أَصْحَابُ الصِّرَاطِ السَّوِيِّ وَمَنِ اهْتَدَىٰ
Katakanlah, “Setiap orang menanti, maka menantilah. Kelak kalian akan mengetahui siapa yang berada di jalan yang lurus dan siapa yang telah mendapat petunjuk.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ كُلٌّ مُتَرَبِّصٌ فَتَرَبَّصُواqul kullun mutarabbisun fa-tarabbasuukatakanlah, setiap orang menanti, maka menantilah
- فَسَتَعْلَمُونَ مَنْ أَصْحَابُ الصِّرَاطِ السَّوِيِّ وَمَنِ اهْتَدَىٰfa-sata'lamuuna man ashaabu s-siraati s-sawiyyi wa-mani htadaakelak kalian akan mengetahui siapa yang berada di jalan yang lurus dan siapa yang telah mendapat petunjuk
Catatan pilihan kata (ringkas)
C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: 2MS hanya 'qul' tanpa kata ganti); lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih..
Aplikasi
Penutup surah dengan sikap tenang: 'Setiap kita menanti, maka menantilah! Kelak kalian akan mengetahui siapa yang berada di jalan yang lurus', kepastian akan terungkap pada waktunya membebaskan dari kebutuhan memaksakan pembuktian sekarang, cukup dengan kesabaran menunggu hasil yang akan terbukti sendiri.