قُلْ كُلٌّ مُتَرَبِّصٌ فَتَرَبَّصُوا ۖ فَسَتَعْلَمُونَ مَنْ أَصْحَابُ الصِّرَاطِ السَّوِيِّ وَمَنِ اهْتَدَىٰ
Katakanlah, “Setiap orang menanti, maka menantilah. Kelak kalian akan mengetahui siapa yang berada di jalan yang lurus dan siapa yang telah mendapat petunjuk.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ كُلٌّ مُتَرَبِّصٌ فَتَرَبَّصُواqul kullun mutarabbishun fa-tarabbashuukatakanlah, setiap orang menanti, maka menantilah
- فَسَتَعْلَمُونَ مَنْ أَصْحَابُ الصِّرَاطِ السَّوِيِّ وَمَنِ اهْتَدَىٰfa-sa-ta'lamuuna man ash-haabu sh-shiraathi s-sawiyyi wa-mani htadaakelak kalian akan mengetahui siapa yang berada di jalan yang lurus dan siapa yang telah mendapat petunjuk
Terjemahan per kata (11 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- كُلٌّkullunmasing-masing
- مُتَرَبِّصٌmutarabbishunyang menunggu
- فَتَرَبَّصُواfa-tarabbashuumaka tunggulah kalian
- فَسَتَعْلَمُونَfa-sa-ta'lamuunamaka kelak kalian mengetahui
- مَنْmanorang yang
- أَصْحَابُash-haabupenghuni
- الصِّرَاطِsh-shiraathijalan
- السَّوِيِّs-sawiyyiyang lurus
- وَمَنِwa-manidan siapa
- اهْتَدَىٰhtadaamendapat petunjuk
Inti bacaan
Penutup surah dengan sikap tenang: 'Setiap kita menanti, maka menantilah! Kelak kalian akan mengetahui siapa yang berada di jalan yang lurus', kepastian akan terungkap pada waktunya membebaskan dari kebutuhan memaksakan pembuktian sekarang, cukup dengan kesabaran menunggu hasil yang akan terbukti sendiri.
Penjelasan pilihan kata
Ayat penutup surah ini mengembalikan penantian kepada kedua pihak secara setara, bukan hanya orang beriman yang menanti, melainkan semua pihak, dengan hasil akhir yang akan terungkap dengan sendirinya.
Tafsiran
Ayat penutup Ta Ha ini tidak berakhir dengan ancaman langsung, melainkan ajakan menanti bersama: sebuah penutup yang tenang setelah rangkaian panjang kisah nabi-nabi dan peringatan, menyerahkan hasil akhirnya pada waktu yang akan datang.
Renungan dan Hikmah
- Allah memerintahkan menjawab tantangan mereka dengan: setiap orang menanti, maka menantilah. Bukan bantahan. Yang menantang diajak melakukan hal yang sama, dan waktu yang akan memisahkan.
- Yang dijanjikan bukan penjelasan sekarang, melainkan pengetahuan kelak. Jawabannya ditunda. Sebagian perkara memang tidak diselesaikan dengan berdebat, melainkan dengan berjalan sampai kelihatan.
- Yang Allah sebut akan mereka ketahui siapa di jalan lurus dan siapa yang mendapat petunjuk. Dua-duanya tentang arah, bukan tentang menang. Yang dipertaruhkan bukan siapa yang benar dalam adu mulut, melainkan siapa yang benar jalannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: 2MS hanya 'qul' tanpa kata ganti). Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).