قَالَ رَبِّي يَعْلَمُ الْقَوْلَ فِي السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Ia berkata, “Tuhanku mengetahui perkataan di langit serta di bumi, dan Dia Yang Mendengar lagi Sang Berilmu.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالَ رَبِّي يَعْلَمُ الْقَوْلَ فِي السَّمَاءِ وَالْأَرْضِqaala rabbii ya'lamu l-qawla fii s-samaa'i wa-l-ardiia berkata, Tuhanku mengetahui perkataan di langit serta di bumi
- وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُwa-huwa s-samii'u l-aliimudan Dia Yang Mendengar lagi Sang Berilmu
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'Sang Berilmu' (takrif corpus); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih..
Aplikasi
'Tuhanku mengetahui (semua) perkataan di langit serta di bumi', cakupan pengetahuan-Nya tidak terbatas pada yang diucapkan di depan umum, melainkan seluruh pembicaraan, di mana pun. Konkretnya: jaga integritas ucapan bahkan dalam pembicaraan privat yang kau kira tak terdengar siapa pun, kesadaran ini seharusnya membentuk kejujuran yang sama antara yang kau katakan di depan orang dan di belakang mereka.