قَالَ رَبِّي يَعْلَمُ الْقَوْلَ فِي السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Ia berkata, “Tuhanku mengetahui perkataan di langit serta di bumi, dan Dia Yang Mendengar lagi Sang Berilmu.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قَالَ رَبِّي يَعْلَمُ الْقَوْلَ فِي السَّمَاءِ وَالْأَرْضِqaala rabbii ya'lamu l-qawla fii s-samaa'i wa-l-ardhiia berkata, Tuhanku mengetahui perkataan di langit serta di bumi
  2. وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُwa-huwa s-samii'u l-'aliimudan Dia Yang Mendengar lagi Sang Berilmu

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. رَبِّيrabbiiTuhanku
  3. يَعْلَمُya'lamumengetahui
  4. الْقَوْلَl-qawlaperkataan
  5. فِيfiidi
  6. السَّمَاءِs-samaa'ilangit
  7. وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
  8. وَهُوَwa-huwadan Dia
  9. السَّمِيعُs-samii'uYang Mendengar
  10. الْعَلِيمُl-'aliimuSang Berilmu

Inti bacaan

'Tuhanku mengetahui (semua) perkataan di langit serta di bumi', cakupan pengetahuan-Nya tidak terbatas pada yang diucapkan di depan umum, melainkan seluruh pembicaraan, di mana pun. Konkretnya: jaga integritas ucapan bahkan dalam pembicaraan privat yang kau kira tak terdengar siapa pun, kesadaran ini seharusnya membentuk kejujuran yang sama antara yang kau katakan di depan orang dan di belakang mereka.

Penjelasan pilihan kata

'Yang Mendengar lagi Sang Berilmu' (as-samii'u l-aliim): formula gelar takrif yang sama persis dengan 12:34, dipertahankan konsisten.

Tafsiran

Respons ini menjawab pembicaraan rahasia dari ayat sebelumnya: pembicaraan yang mereka kira tersembunyi ternyata sudah diketahui, sebuah jawaban yang menegaskan bahwa tidak ada yang benar-benar rahasia dari Tuhan.

Renungan dan Hikmah

  • Bisikan yang mereka rahasiakan dijawab dengan menyebut Allah mengetahui perkataan di langit dan di bumi. Jangkauannya disebutkan, bukan isi bisikannya. Yang perlu diketahui bukan bahwa rahasianya terbongkar, melainkan bahwa tidak ada tempat merahasiakan.
  • Urutannya langit lebih dahulu, baru bumi. Yang jauh disebut sebelum yang dekat. Kalau yang terjauh saja terdengar, yang di ruangan sebelah tidak perlu dibicarakan lagi.
  • Allah disebut Yang Mendengar lagi Sang Berilmu. Mendengar untuk yang diucapkan, berilmu untuk yang tidak. Dua-duanya diperlukan supaya tidak ada celah yang tersisa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').