فَلَمَّا أَحَسُّوا بَأْسَنَا إِذَا هُمْ مِنْهَا يَرْكُضُونَ

Maka ketika mereka menyadari azab Kami, tiba-tiba mereka berlari darinya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَلَمَّا أَحَسُّوا بَأْسَنَاfa-lammaa ahassuu ba'sanaamaka ketika mereka menyadari azab Kami
  2. إِذَا هُمْ مِنْهَا يَرْكُضُونَidzaa hum minhaa yarkudhuunatiba-tiba mereka berlari darinya

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
  2. أَحَسُّواahassuumereka merasakan
  3. بَأْسَنَاba'sanaaazab Kami
  4. إِذَاidzaaseketika itu
  5. هُمْhummereka
  6. مِنْهَاminhaadarinya
  7. يَرْكُضُونَyarkudhuunamereka lari

Inti bacaan

'Ketika mereka menyadari azab Kami, tiba-tiba mereka berlari darinya', kepanikan baru muncul persis saat krisis benar-benar tiba, bukan sebagai antisipasi sebelumnya. Konkretnya: jangan menunda kesiapan sampai bahaya sudah di depan mata, respons panik saat itu sudah terlambat; kesiapan sejati dibangun sebelum, bukan sesudah, tanda bahaya muncul.

Penjelasan pilihan kata

'Berlari' (yarkuduuna): kata yang sama akan muncul kembali di 21:13, menandai upaya melarikan diri yang segera dihentikan oleh perintah berikutnya.

Tafsiran

Kepanikan yang digambarkan di sini datang terlambat: kesadaran akan azab baru muncul ketika azab itu sendiri sudah tiba, sebuah momen yang segera direspons dengan perintah ironis di ayat berikutnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut ketika mereka menyadari azab-Nya, tiba-tiba mereka berlari. Kesadaran melahirkan lari, bukan tobat. Arah gerak pertama seseorang memperlihatkan apa yang ia kira bisa menolongnya.
  • Kata yang dipakai tiba-tiba. Tak ada jeda berpikir. Yang datang mendadak tidak memberi ruang bagi pertimbangan, dan yang keluar cuma naluri.
  • Allah menjawab larinya di ayat sesudahnya: janganlah lari, kembalilah kepada kesenangan kalian. Sindiran yang tenang. Lari dari sesuatu yang tak bisa dilarikan diperlakukan sebagai hal yang tak perlu dikejar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-s-s, b-a-s, r-k-d): ahassuu diterjemahkan 'menyadari (merasakan)' (akar h-s-s); ba's diterjemahkan 'azab'; yarkuduun diterjemahkan 'berlari' (akar r-k-d). gloss '(dekatnya)/(negeri itu)' dibuang.