وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاءَ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَاعِبِينَ
Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang di antara keduanya dengan main-main.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاءَ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَاعِبِينَwa-maa khalaqnaa s-samaa'a wa-l-ardha wa-maa baynahumaa laa'ibiinadan Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang di antara keduanya dengan main-main
Terjemahan per kata (7 kata)
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- خَلَقْنَاkhalaqnaaKami ciptakan
- السَّمَاءَs-samaa'alangit
- وَالْأَرْضَwa-l-ardhadan bumi
- وَمَاwa-maadan apa yang
- بَيْنَهُمَاbaynahumaaantara keduanya
- لَاعِبِينَlaa'ibiinaorang-orang yang bermain-main
Inti bacaan
'Kami tidak menciptakan langit dan bumi. dengan main-main' menegaskan alam semesta berjalan dengan maksud serius, bukan permainan tanpa tujuan. Konkretnya: perlakukan hidupmu sendiri di dalam alam semesta bertujuan ini dengan keseriusan yang sepadan, bukan sekadar menjalani hari tanpa arah, karena kerangka penciptaannya sendiri bukan main-main.
Penjelasan pilihan kata
'Main-main' (laa'ibiina), kata yang sama dengan 'bermain-main' (yal'abuuna) di 21:2, kini kontras terbalik: manusia yang menanggapi peringatan dengan main-main, sementara penciptaan sendiri tidak diciptakan dengan main-main.
Tafsiran
Ayat ini beralih dari kisah kebinasaan kaum-kaum terdahulu ke pernyataan tentang tujuan penciptaan itu sendiri: sebuah penegasan bahwa alam semesta punya maksud serius, bukan sekadar hiburan tanpa tujuan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyangkal bahwa langit dan bumi diciptakan dengan main-main. Yang ditolak sebuah anggapan tentang maksud. Bukan tentang cara ia dibuat, melainkan tentang untuk apa ia ada.
- Yang disebut Allah bukan cuma langit dan bumi, melainkan juga apa yang di antara keduanya. Ruang di tengah ikut dihitung. Tidak ada bagian yang disebut kebetulan, termasuk yang tampak sebagai sela kosong.
- Kalimatnya menyatakan apa yang tidak dikerjakan, bukan apa yang dikerjakan. Bentuknya menyangkal. Yang hendak dibersihkan lebih dahulu anggapan yang keliru, sebelum maksud sebenarnya disebutkan di ayat-ayat berikutnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar kh-l-q, s-m-w, a-r-d, b-y-n, l-'-b): khalaqnaa diterjemahkan 'menciptakan' (akar kh-l-q); laa'ibiin diterjemahkan 'main-main' (akar l-'-b). Selaras.