لَوْ أَرَدْنَا أَنْ نَتَّخِذَ لَهْوًا لَاتَّخَذْنَاهُ مِنْ لَدُنَّا إِنْ كُنَّا فَاعِلِينَ

Sekiranya Kami hendak menjadikan suatu permainan, tentu Kami membuatnya dari sisi Kami, jika Kami benar-benar berbuat.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. لَوْ أَرَدْنَا أَنْ نَتَّخِذَ لَهْوًاlaw aradnaa an nattakhidza lahwansekiranya Kami hendak menjadikan suatu permainan
  2. لَاتَّخَذْنَاهُ مِنْ لَدُنَّاla-ttakhadznaahu min ladunnaatentu Kami membuatnya dari sisi Kami
  3. إِنْ كُنَّا فَاعِلِينَin kunnaa faa'iliinajika Kami benar-benar berbuat
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar r-w-d, a-kh-dz, l-h-w, l-d-n, k-w-n, f-'-l): aradnaa diterjemahkan 'menghendaki' (akar r-w-d); lahw diterjemahkan 'permainan (hiburan)'; faa'iliin diterjemahkan 'berbuat' (akar f-'-l). footnote-marker dibuang.

Aplikasi

'Sekiranya Kami hendak menjadikan suatu permainan, tentu Kami membuatnya dari sisi Kami' menegaskan bahwa jika hiburan semata yang dikehendaki, itu akan tampak berbeda total dari alam yang penuh keteraturan ini. Konkretnya: bedakan antara kesenangan yang sah dan kehidupan yang direduksi jadi sekadar hiburan tanpa makna, keteraturan ciptaan sendiri adalah bukti bahwa hidup dimaksudkan untuk lebih dari itu.