يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يَشْفَعُونَ إِلَّا لِمَنِ ارْتَضَىٰ وَهُمْ مِنْ خَشْيَتِهِ مُشْفِقُونَ

Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan yang ada di belakang mereka, dan mereka tidak memberi syafaat melainkan kepada orang yang Dia ridai, dan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْya'lamu maa bayna aydiihim wa-maa khalfahumDia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan yang ada di belakang mereka
  2. وَلَا يَشْفَعُونَ إِلَّا لِمَنِ ارْتَضَىٰwa-laa yasyfa'uuna illaa li-mani rtadhaadan mereka tidak memberi syafaat melainkan kepada orang yang Dia ridai
  3. وَهُمْ مِنْ خَشْيَتِهِ مُشْفِقُونَwa-hum min khasyyatihi musyfiquunadan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. يَعْلَمُya'lamumengetahui
  2. مَاmaaapa yang
  3. بَيْنَbaynadi antara
  4. أَيْدِيهِمْaydiihimtangan mereka
  5. وَمَاwa-maadan apa yang
  6. خَلْفَهُمْkhalfahumdi belakang mereka
  7. وَلَاwa-laadan tidak pula
  8. يَشْفَعُونَyasyfa'uunamereka memberi syafaat
  9. إِلَّاillaakecuali
  10. لِمَنِli-manibagi siapa
  11. ارْتَضَىٰrtadhaaDia meridai
  12. وَهُمْwa-humdan mereka
  13. مِنْmindari
  14. خَشْيَتِهِkhasyyatihitakut kepada-Nya
  15. مُشْفِقُونَmusyfiquunamerasa cemas

Inti bacaan

Malaikat 'tidak memberi syafaat melainkan kepada orang yang Dia ridai dan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya', pembelaan mereka bagi pihak lain tidak asal-asalan, melainkan terikat pada apa yang benar. Konkretnya: dukungan atau pembelaanmu terhadap orang lain semestinya juga terikat pada apa yang memang benar, bukan loyalitas membabi buta, dan tetap rendah hati sekalipun berada dalam posisi terhormat.

Penjelasan pilihan kata

Syarat syafaat di sini sejajar dengan 19:87 dan 20:109: hanya berlaku bagi yang diridai, bukan hak otomatis siapa pun, termasuk bagi hamba-hamba yang dimuliakan ini sendiri.

Tafsiran

Ayat ini melengkapi gambaran hamba yang dimuliakan dengan sisi batinnya, bukan kepercayaan diri karena kedudukan tinggi, melainkan kehati-hatian dan rasa takut yang justru meningkat karena kedekatan mereka dengan-Nya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya, padahal mereka hamba yang dimuliakan. Kedekatan tidak melahirkan kelonggaran. Yang paling dekat pada sesuatu yang besar biasanya justru yang paling sadar akan besarnya.
  • Pembelaan mereka disebut hanya bagi orang yang Dia ridai. Bukan bagi siapa yang mereka sukai. Dukungan yang terikat pada apa yang benar berhenti menjadi kesetiaan buta, dan itu yang membuatnya bernilai.
  • Allah menyebut mengetahui apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka. Dua arah yang menutup seluruh jangkauan. Keterangan itu diletakkan sebelum menyebut syafaat, sehingga syaratnya terbaca sebagai keputusan yang berdasar, bukan yang sewenang-wenang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).