وَجَعَلْنَا السَّمَاءَ سَقْفًا مَحْفُوظًا ۖ وَهُمْ عَنْ آيَاتِهَا مُعْرِضُونَ

Kami menjadikan langit sebagai atap yang terpelihara, tetapi mereka tetap berpaling dari tanda-tandanya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَجَعَلْنَا السَّمَاءَ سَقْفًا مَحْفُوظًاwa-ja'alnaa s-samaa'a saqfan mahfuuzhanKami menjadikan langit sebagai atap yang terpelihara
  2. وَهُمْ عَنْ آيَاتِهَا مُعْرِضُونَwa-hum 'an aayaatihaa mu'ridhuunatetapi mereka tetap berpaling dari tanda-tandanya

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. وَجَعَلْنَاwa-ja'alnaadan Kami menjadikan
  2. السَّمَاءَs-samaa'alangit
  3. سَقْفًاsaqfanatap
  4. مَحْفُوظًاmahfuuzhanyang terjaga
  5. وَهُمْwa-humdan mereka
  6. عَنْ'andari
  7. آيَاتِهَاaayaatihaatanda-tandanya
  8. مُعْرِضُونَmu'ridhuunaberpaling menolak

Inti bacaan

Langit sebagai 'atap yang terpelihara', perlindungan yang justru diabaikan ('mereka tetap berpaling') karena bekerja tanpa henti dan tanpa drama. Konkretnya: latih kepekaan terhadap bentuk perlindungan yang mudah dianggap remeh justru karena ia tidak pernah gagal secara mencolok, rasa syukur yang tulus mencakup hal-hal yang berjalan lancar, bukan cuma saat sesuatu nyaris gagal.

Penjelasan pilihan kata

'Tanda-tandanya' memakai akar aayah yang sama dipertahankan konsisten tanpa penambahan rincian tentang tanda spesifik apa yang dimaksud: teks membiarkannya terbuka.

Tafsiran

Ayat ini melengkapi gambaran langit sebagai pelindung yang terjaga, namun justru dari sanalah tanda-tanda yang diabaikan manusia banyak berasal: sebuah ironi antara perlindungan yang diberikan dan pengabaian yang diterima.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut langit sebagai atap yang terpelihara. Dua kata sekaligus: naungan, dan penjagaan. Yang di atas kepala setiap orang disebut bukan sekadar ada, melainkan sedang dijaga.
  • Kalimat berikutnya menyebut mereka tetap berpaling dari tanda-tandanya. Yang diabaikan sesuatu yang tak pernah berhenti bekerja. Hal yang tidak pernah gagal memang paling cepat berhenti diperhatikan.
  • Allah menaruh keterangan tentang penjagaan dan keterangan tentang berpalingnya mereka dalam satu ayat pendek. Dua hal berlawanan bersebelahan. Yang menjaga terus bekerja, dan yang dijaga terus memalingkan muka.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “tanda-tandanya (yang menunjukkan kebesaran Allah, seperti matahari dan bulan).” diterjemahkan “tanda-tandanya.”. aayah: konsisten dgn 353 ayat 'tanda' di DB; kegoyahan terjemahan lain (mis. 6:37 'bukti (mukjizat)') = QS 4:82 menangkap terjemahan, bukan Qur'an. Dalam ayat ini, 'aayah' tanpa kata sandang al-. aayah diterjemahkan 'tanda' TANPA pengecualian: satu lema utk 353 ayat (corpus); tambahan '(kebesaran)/(kekuasaan)' bukan bagian teks.