وَإِذَا رَآكَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ يَتَّخِذُونَكَ إِلَّا هُزُوًا أَهَٰذَا الَّذِي يَذْكُرُ آلِهَتَكُمْ وَهُمْ بِذِكْرِ الرَّحْمَٰنِ هُمْ كَافِرُونَ
Apabila orang-orang yang kufur itu melihat engkau, mereka hanya menjadikan engkau bahan ejekan, “Inikah orang yang mencela tuhan-tuhan kalian?” Padahal, mereka orang yang kufur terhadap peringatan Ar-Rahman.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَإِذَا رَآكَ الَّذِينَ كَفَرُواwa-idzaa ra'aaka lladziina kafaruudan apabila orang-orang yang kufur itu melihat engkau
- إِنْ يَتَّخِذُونَكَ إِلَّا هُزُوًاin yattakhidzuunaka illaa huzuwanmereka hanya menjadikan engkau bahan ejekan
- أَهَٰذَا الَّذِي يَذْكُرُ آلِهَتَكُمْa-haadzaa lladzii yadzkuru aalihatakuminikah orang yang mencela tuhan-tuhan kalian
- وَهُمْ بِذِكْرِ الرَّحْمَٰنِ هُمْ كَافِرُونَwa-hum bi-dzikri r-rahmaani hum kaafiruunapadahal mereka orang yang kufur terhadap peringatan Ar-Rahman
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: ““Inikah” diterjemahkan “"Inikah”; “tuhan-tuhanmu?”” diterjemahkan “tuhan-tuhan kalian?"”; “(Allah) Yang Maha Pengasih.” diterjemahkan “Ar-Rahmaan.”. sebagian penerjemah: 'And when those who ignore warning1 see thee, they take thee only in mockery: “Is this he who mentions your gods!”2 And they, of the remembrance3 of the Almighty4, they are deniers.' Corpus ayat ini: «r~aHoma`ni, TAKRIF».
Aplikasi
Ejekan orang kufur menjadikan Nabi 'bahan ejekan' sekaligus mengingkari Ar-Rahman, cemoohan berfungsi menghindari keharusan menanggapi substansi. Konkretnya: perkirakan ejekan sebagai taktik sosial yang lazim menghadapi komitmen tulus, dan jangan biarkan ia berfungsi sebagai bantahan sungguhan, isi yang diejek tetap memerlukan tanggapan substansial, bukan dari cemoohan itu sendiri.