بَلْ تَأْتِيهِمْ بَغْتَةً فَتَبْهَتُهُمْ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ رَدَّهَا وَلَا هُمْ يُنْظَرُونَ
Bahkan ia datang kepada mereka secara tiba-tiba, lalu membuat mereka tercengang, maka mereka tidak mampu menolaknya, dan tidak pula diberi penangguhan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- بَلْ تَأْتِيهِمْ بَغْتَةً فَتَبْهَتُهُمْbal ta'tiihim baghtatan fa-tabhatuhumbahkan ia datang kepada mereka secara tiba-tiba, lalu membuat mereka tercengang
- فَلَا يَسْتَطِيعُونَ رَدَّهَاfa-laa yastathii'uuna raddahaamaka mereka tidak mampu menolaknya
- وَلَا هُمْ يُنْظَرُونَwa-laa hum yunzharuunadan tidak pula diberi penangguhan
Terjemahan per kata (10 kata)
- بَلْbalbahkan
- تَأْتِيهِمْta'tiihimdatang kepada mereka
- بَغْتَةًbaghtatandengan tiba-tiba
- فَتَبْهَتُهُمْfa-tabhatuhummaka ia mengejutkan mereka
- فَلَاfa-laamaka tidak
- يَسْتَطِيعُونَyastathii'uunamereka sanggup
- رَدَّهَاraddahaamengembalikannya
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- هُمْhummereka
- يُنْظَرُونَyunzharuunadiberi penangguhan
Inti bacaan
Azab 'datang kepada mereka secara tiba-tiba. tidak mampu menolaknya, dan tidak pula diberi penangguhan', tanpa peringatan dini, tanpa masa tenggang. Konkretnya: jangan mengandalkan akan ada tanda-tanda peringatan sebelum konsekuensi tiba, bangun kesiapan sebagai keadaan berkelanjutan, bukan respons yang baru digerakkan ketika bahaya sudah kelihatan.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini menjawab langsung jeda retoris di 21:39: kedatangannya yang tiba-tiba dan mengejutkan justru menjadi jawaban tersirat atas apa yang akan terjadi 'seandainya mereka tahu'.
Tafsiran
Ketiba-tibaan ini menjadi inti persoalan, bukan hanya keras, melainkan tanpa peringatan langsung, tanpa kesempatan menolak, dan tanpa penangguhan sedikit pun.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut ia datang secara tiba-tiba. Bukan dengan pemberitahuan. Yang selalu diminta jadwalnya justru datang tanpa jadwal.
- Akibat pertamanya mereka tercengang. Bukan tersiksa. Yang lebih dahulu terjadi hilangnya kemampuan berpikir, dan itu sebelum apa pun menimpa mereka.
- Allah menyebut mereka tidak mampu menolaknya dan tidak diberi penangguhan. Dua pintu. Yang biasa dipakai manusia untuk mengulur waktu tertutup dua-duanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-t-y, b-gh-t, b-h-t, t-w-', r-d-d, n-zh-r): baghtatan diterjemahkan 'tiba-tiba'; tabhatuhum diterjemahkan 'membuat tercengang (panik)' (akar b-h-t); laa yastatii'uuna raddahaa diterjemahkan 'tidak mampu menolaknya' (akar t-w-' putaran 58 + akar r-d-d); yunzharuun diterjemahkan 'diberi penangguhan' (akar n-zh-r). gloss '(hari Kiamat)' dibuang.