وَلَقَدِ اسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِنْ قَبْلِكَ فَحَاقَ بِالَّذِينَ سَخِرُوا مِنْهُمْ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ
Dan sungguh rasul-rasul sebelummu telah diolok-olokkan, lalu menimpa orang-orang yang mencemooh mereka apa yang selama ini mereka olok-olokkan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَلَقَدِ اسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِنْ قَبْلِكَwa-la-qadi stuhzi'a bi-rusulin min qablikadan sungguh rasul-rasul sebelummu telah diolok-olokkan
- فَحَاقَ بِالَّذِينَ سَخِرُوا مِنْهُمْfa-haaqa bi-lladziina sakhiruu minhumlalu menimpa orang-orang yang mencemooh mereka
- مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَmaa kaanuu bihi yastahzi'uunaapa yang selama ini mereka olok-olokkan
Terjemahan per kata (13 kata)
- وَلَقَدِwa-la-qadidan sungguh
- اسْتُهْزِئَstuhzi'adiolok-olok
- بِرُسُلٍbi-rusulinkepada rasul-rasul
- مِنْmindari
- قَبْلِكَqablikasebelummu
- فَحَاقَfa-haaqamaka menimpa
- بِالَّذِينَbi-lladziinaterhadap orang-orang yang
- سَخِرُواsakhiruumereka mengolok
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- مَاmaaapa yang
- كَانُواkaanuumereka selalu
- بِهِbihipadanya
- يَسْتَهْزِئُونَyastahzi'uunamereka mengolok
Inti bacaan
Rasul-rasul terdahulu pun diolok-olok, dan olokan itu berbalik 'menimpa orang-orang yang mencemooh mereka', pola yang berulang lintas sejarah, sejalan dengan 6:10. Konkretnya: jangan goyah saat keyakinanmu diejek sekarang, pola sejarah menunjukkan cemoohan macam itu punya kecenderungan berbalik kepada pengejeknya sendiri, dan jangan pula menjadi pihak yang mengejek.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini menghibur dengan pola historis: ejekan terhadap Nabi (21:36) bukan hal baru, melainkan pola berulang yang selalu berakhir dengan konsekuensi menimpa balik para pengejek.
Tafsiran
Ayat ini menempatkan ejekan yang baru digambarkan di 21:36 dalam konteks sejarah yang lebih luas: sebuah pola yang selalu berujung sama, memberi penghiburan implisit bagi yang diejek.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut rasul-rasul sebelumnya juga diolok-olokkan. Bukan hal baru. Yang sedang dialami diletakkan dalam deret panjang, dan itu sendiri sudah meringankan.
- Allah menyebut yang menimpa mereka apa yang selama ini mereka olok-olokkan. Bukan hukuman lain. Bahan tertawaan berubah menjadi kejadian, dan itulah balasannya.
- Allah menyebut yang tertimpa orang-orang yang mencemooh, bukan seluruh kaum. Sasarannya tepat. Balasan yang mengenai persis pelakunya menutup pembacaan bahwa itu kesialan umum.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar h-z-a, r-s-l, q-b-l, h-y-q, s-kh-r, k-w-n): istuhzi'a diterjemahkan 'diolok' (akar h-z-'); haaqa diterjemahkan 'menimpa' (akar h-y-q); sakhiruu diterjemahkan 'mencemooh' (akar s-kh-r). Sepola 6:10. gloss '(Nabi Muhammad)/(karena itu)/(rasul-rasul)/(azab)' dibuang.