بَلْ مَتَّعْنَا هَٰؤُلَاءِ وَآبَاءَهُمْ حَتَّىٰ طَالَ عَلَيْهِمُ الْعُمُرُ ۗ أَفَلَا يَرَوْنَ أَنَّا نَأْتِي الْأَرْضَ نَنْقُصُهَا مِنْ أَطْرَافِهَا ۚ أَفَهُمُ الْغَالِبُونَ
Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan nenek moyang mereka kenikmatan hingga panjang usia mereka. Maka, tidakkah mereka melihat bahwa Kami mendatangi bumi, Kami menguranginya dari ujung-ujungnya? Apakah mereka yang menang?
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- بَلْ مَتَّعْنَا هَٰؤُلَاءِ وَآبَاءَهُمْ حَتَّىٰ طَالَ عَلَيْهِمُ الْعُمُرُbal matta'naa haa'ulaa'i wa-aabaa'ahum hattaa thaala 'alayhimu l-'umurusebenarnya Kami telah memberi mereka dan nenek moyang mereka kenikmatan hingga panjang usia mereka
- أَفَلَا يَرَوْنَ أَنَّا نَأْتِي الْأَرْضَ نَنْقُصُهَا مِنْ أَطْرَافِهَاa-fa-laa yarawna annaa na'tii l-ardha nanqushuhaa min athraafihaamaka tidakkah mereka melihat bahwa Kami mendatangi bumi, Kami menguranginya dari ujung-ujungnya
- أَفَهُمُ الْغَالِبُونَa-fahumu l-ghaalibuunaapakah mereka yang menang
Terjemahan per kata (18 kata)
- بَلْbalbahkan
- مَتَّعْنَاmatta'naaKami memberi kesenangan
- هَٰؤُلَاءِhaa'ulaa'imereka ini
- وَآبَاءَهُمْwa-aabaa'ahumdan bapak-bapak mereka
- حَتَّىٰhattaasampai
- طَالَthaalapanjang
- عَلَيْهِمُ'alayhimuatas mereka
- الْعُمُرُl-'umuruumur
- أَفَلَاa-fa-laamaka tidakkah
- يَرَوْنَyarawnamereka melihat
- أَنَّاannaabahwa Kami
- نَأْتِيna'tiiKami mendatangi
- الْأَرْضَl-ardhabumi
- نَنْقُصُهَاnanqushuhaaKami menguranginya
- مِنْmindari
- أَطْرَافِهَاathraafihaaujung-ujungnya
- أَفَهُمُa-fahumumaka apakah mereka
- الْغَالِبُونَl-ghaalibuunaorang-orang yang menang
Inti bacaan
Umur panjang dan kenikmatan yang diberikan kepada pendurhaka tidak menghalangi kenyataan bahwa wilayah kekuasaan mereka terus menyusut 'dari ujung-ujungnya', pertanyaan 'merekakah yang menang?' menyingkap bahwa kemenangan sesaat menipu. Konkretnya: jangan membaca durasi atau kekuasaan saat ini sebagai bukti kemenangan hakiki, erosi pengaruh sering berjalan lambat dan luput dari pandangan bila hanya menilai dari potret masa kini.
Penjelasan pilihan kata
'Bumi... dari ujung-ujungnya' tidak dirinci lebih jauh oleh teks: pembacaan tentang wilayah tertentu yang berkurang adalah tafsir, bukan pernyataan eksplisit ayat ini; makna literalnya dibiarkan terbuka.
Tafsiran
Ayat ini menantang kepuasan diri mereka yang panjang usianya dan kenikmatannya bertahan lama: sebuah pengingat bahwa pengurangan bertahap sedang terjadi, sebuah proses yang tidak bisa mereka menangkan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka diberi kenikmatan sampai panjang usia, dan itu disebut sebelum peringatannya. Yang biasanya dijadikan orang sebagai bukti keberpihakan justru diletakkan di sini sebagai pembuka sebuah teguran.
- Yang digambarkan bukan runtuh, melainkan berkurang dari ujung-ujungnya. Perubahan yang tak terlihat dari tengah. Orang yang berdiri di pusat sesuatu memang paling terakhir menyadari bahwa tepinya sudah lama menyusut.
- Ayat ini ditutup dengan pertanyaan: apakah mereka yang menang? Tidak ada jawaban yang menyusul. Allah membiarkan pertanyaan itu menggantung, dan yang harus menjawabnya justru orang yang sedang merasa sedang menang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Entri/bedah via bedah akar '-m-r: cabang A (usia) diterima apa adanya +; cabang B diseragamkan ke keluarga 'ramai'.