الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ وَهُمْ مِنَ السَّاعَةِ مُشْفِقُونَ
yaitu orang-orang yang takut kepada Tuhan mereka dalam kegaiban, dan mereka merasa takut akan Saat itu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِalladziina yakhsyawna rabbahum bi-l-ghaybiorang-orang yang takut kepada Tuhan mereka dalam kegaiban
- وَهُمْ مِنَ السَّاعَةِ مُشْفِقُونَwa-hum mina s-saa'ati musyfiquunadan mereka merasa takut akan Saat itu
Terjemahan per kata (8 kata)
- الَّذِينَalladziinaorang-orang yang
- يَخْشَوْنَyakhsyawnamereka takut
- رَبَّهُمْrabbahumTuhan mereka
- بِالْغَيْبِbi-l-ghaybipada yang gaib
- وَهُمْwa-humdan mereka
- مِنَminadari
- السَّاعَةِs-saa'atihari Kiamat
- مُشْفِقُونَmusyfiquunamerasa cemas
Inti bacaan
Ketakutan sejati kepada Tuhan berlaku 'dalam kegaiban' (bi-l-ghayb), tanpa bukti langsung di depan mata, dan tetap 'merasa takut akan Saat itu' meski belum tampak. Konkretnya: ujian integritas sejati adalah perilaku saat tak ada yang mengawasi dan konsekuensi belum tampak dekat, jaga konsistensi antara sikapmu di ruang privat dan di ruang publik.
Penjelasan pilihan kata
'Dalam kegaiban' (bi-l-ghayb): menandai bahwa rasa takut ini muncul tanpa penglihatan langsung, sebuah kualitas yang membedakannya dari rasa takut terhadap sesuatu yang sudah tampak nyata.
Tafsiran
Ayat ini merinci siapa yang dimaksud 'orang-orang yang bertakwa' dari ayat sebelumnya: kualitas utama mereka adalah rasa takut yang konsisten meski objeknya belum terlihat.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka takut kepada Tuhan mereka dalam kegaiban. Saat tak ada yang melihat. Yang diukur bukan sikap di depan orang, melainkan yang tersisa ketika tak ada penonton.
- Allah menambahkan mereka merasa takut akan Saat itu. Dua rasa takut disebut. Yang satu kepada Zat, yang satu kepada hari, dan keduanya berjalan bersama.
- Allah menyebutkan sifat ini sebagai keterangan tentang siapa yang menerima pembeda dan cahaya. Bukan sebagai tuntutan tambahan. Bekal yang diberikan dan keadaan yang menerimanya disebut dalam satu tarikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar kh-sh-y, r-b-b, gh-y-b, s-w-', sh-f-q): yakhshawn diterjemahkan 'takut' (akar kh-sh-y); bi-l-ghayb diterjemahkan 'dalam kegaiban (tanpa melihat)' (akar gh-y-b); mushfiquun diterjemahkan 'takut (khawatir)' (akar sh-f-q). gloss '(azab)/(-Nya)/(tibanya)' dibuang.