الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ وَهُمْ مِنَ السَّاعَةِ مُشْفِقُونَ

yaitu orang-orang yang takut kepada Tuhan mereka dalam kegaiban, dan mereka merasa takut akan Saat itu.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِalladziina yakhshawna rabbahum bi-l-ghaybiorang-orang yang takut kepada Tuhan mereka dalam kegaiban
  2. وَهُمْ مِنَ السَّاعَةِ مُشْفِقُونَwa-hum mina s-saa'ati mushfiquunadan mereka merasa takut akan Saat itu
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar kh-sh-y, r-b-b, gh-y-b, s-w-', sh-f-q): yakhshawn diterjemahkan 'takut' (akar kh-sh-y); bi-l-ghayb diterjemahkan 'dalam kegaiban (tanpa melihat)' (akar gh-y-b); mushfiquun diterjemahkan 'takut (khawatir)' (akar sh-f-q). gloss '(azab)/(-Nya)/(tibanya)' dibuang.

Aplikasi

Ketakutan sejati kepada Tuhan berlaku 'dalam kegaiban' (bi-l-ghayb), tanpa bukti langsung di depan mata, dan tetap 'merasa takut akan Saat itu' meski belum tampak. Konkretnya: ujian integritas sejati adalah perilaku saat tak ada yang mengawasi dan konsekuensi belum tampak dekat, jaga konsistensi antara sikapmu di ruang privat dan di ruang publik.