قَالُوا وَجَدْنَا آبَاءَنَا لَهَا عَابِدِينَ

Mereka berkata, “Kami mendapati bapak-bapak kami menyembahnya.”

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. قَالُوا وَجَدْنَا آبَاءَنَا لَهَا عَابِدِينَqaaluu wajadnaa aabaa'anaa lahaa 'aabidiinamereka berkata, kami mendapati bapak-bapak kami menyembahnya

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. وَجَدْنَاwajadnaakami mendapati
  3. آبَاءَنَاaabaa'anaaleluhur kami
  4. لَهَاlahaakepadanya
  5. عَابِدِينَ'aabidiinayang menyembah

Inti bacaan

Jawaban kaumnya yang mengandalkan tradisi semata: 'Kami mendapati bapak-bapak kami menyembahnya', mengikuti kebiasaan leluhur tanpa evaluasi kritis terhadap validitasnya, sebuah pola yang akan segera ditantang.

Penjelasan pilihan kata

Jawaban ini bersandar sepenuhnya pada tradisi turun-temurun sebagai alasan, bukan argumen tentang kebenaran atau manfaat penyembahan itu sendiri, melainkan semata karena leluhur melakukannya.

Tafsiran

Jawaban singkat ini mengungkap dasar rapuh dari penyembahan mereka, bukan keyakinan yang dipikirkan, melainkan warisan yang diteruskan tanpa pertanyaan, sebuah kelemahan yang segera disorot Ibrahim di ayat berikutnya.

Renungan dan Hikmah

  • Alasan yang diberikan untuk penyembahan berhala di sini murni tradisi turun-temurun, tanpa argumen tentang kebenaran atau manfaatnya sendiri, sebuah pola yang menunjukkan kebiasaan warisan tidak otomatis sama dengan kebenaran.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, w-j-d, a-b-w, '-b-d): wajadnaa diterjemahkan 'mendapati' (akar w-j-d); aabidiin diterjemahkan 'menyembah' (akar '-b-d). Selaras.