قَالَ لَقَدْ كُنْتُمْ أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

Ia berkata, “Sungguh kalian dan bapak-bapak kalian berada dalam kesesatan yang nyata.”

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. قَالَ لَقَدْ كُنْتُمْ أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍqaala la-qad kuntum antum wa-aabaa'ukum fii dhalaalin mubiininia berkata, sungguh kalian dan bapak-bapak kalian berada dalam kesesatan yang nyata

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. لَقَدْla-qadsungguh
  3. كُنْتُمْkuntumkalian adalah
  4. أَنْتُمْantumkalian
  5. وَآبَاؤُكُمْwa-aabaa'ukumdan bapak-bapak kalian
  6. فِيfiidalam
  7. ضَلَالٍdhalaalinkesesatan
  8. مُبِينٍmubiininyang nyata

Inti bacaan

Tanggapan berani Ibrahim: 'kalian dan bapak-bapak kalian berada dalam kesesatan yang nyata', keberanian menyatakan kebenaran meski itu berarti mengkritik tradisi leluhur yang dihormati secara turun-temurun.

Penjelasan pilihan kata

Ibrahim menjawab langsung dengan menyertakan leluhur mereka juga dalam kesesatan, bukan hanya generasi sekarang yang salah, melainkan seluruh rantai tradisi yang mereka andalkan sebagai pembenaran.

Tafsiran

Jawaban Ibrahim ini membongkar argumen tradisi dari akarnya: jika leluhur juga sesat, maka mengikuti mereka bukan alasan yang sah, sebuah tantangan langsung terhadap fondasi keyakinan kaumnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Ibrahim menyertakan bapak-bapak mereka. Bukan cuma mereka. Alasan yang mereka pakai dicabut dari akarnya.
  • Kata yang dipakai kesesatan yang nyata. Bukan keliru. Penilaiannya tak diperhalus meski menyangkut leluhur.
  • Allah merekam jawaban itu diucapkan di depan mereka. Bukan di belakang. Yang paling menyinggung disampaikan berhadapan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, k-w-n, a-b-w, d-l-l, b-y-n): dalaal mubiin diterjemahkan 'kesesatan yang nyata' (akar d-l-l putaran 78). Selaras.