قَالُوا أَأَنْتَ فَعَلْتَ هَٰذَا بِآلِهَتِنَا يَا إِبْرَاهِيمُ

Mereka berkata, “Apakah engkau yang berbuat ini terhadap tuhan-tuhan kami, wahai Ibrahim?”

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. قَالُوا أَأَنْتَ فَعَلْتَ هَٰذَا بِآلِهَتِنَا يَا إِبْرَاهِيمُqaaluu a-anta fa'alta haadzaa bi-aalihatinaa yaa ibraahiimumereka berkata, apakah engkau yang berbuat ini terhadap tuhan-tuhan kami, wahai Ibrahim

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. أَأَنْتَa-antaapakah engkau
  3. فَعَلْتَfa'altaengkau lakukan
  4. هَٰذَاhaadzaaini
  5. بِآلِهَتِنَاbi-aalihatinaapada tuhan-tuhan kami
  6. يَاyaawahai
  7. إِبْرَاهِيمُibraahiimuIbrahim

Inti bacaan

Konfrontasi langsung: 'Apakah engkau yang berbuat ini terhadap tuhan-tuhan kami?', pertanyaan tegas yang menuntut jawaban langsung, momen kebenaran yang tidak bisa dihindari lagi.

Penjelasan pilihan kata

Pertanyaan langsung ini menempatkan Ibrahim dalam posisi harus menjawab di hadapan publik: momen yang telah dipersiapkannya sendiri lewat jebakan di 21:58.

Tafsiran

Konfrontasi terbuka yang direncanakan Ibrahim kini terjadi tepat seperti yang diharapkannya: kesempatan untuk menjawab dengan cara yang akan membongkar kelemahan logis penyembahan berhala di hadapan semua orang.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam mereka bertanya di depan orang banyak. Terbuka. Yang mereka kira menyudutkan justru memberi panggung.
  • Mereka menyebutnya tuhan-tuhan kami. Dengan kata ganti kepemilikan. Yang mereka bela disebut sebagai milik, dan itu sudah menjawab sendiri.
  • Allah merekam mereka menyebut namanya di ujung pertanyaan. Wahai Ibrahim. Yang dituduh dipanggil dengan namanya, bukan dengan sebutan lain.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, f-'-l, a-l-h): aalihah diterjemahkan 'tuhan-tuhan' (jamak ilaah). Selaras.