قَالَ أَفَتَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنْفَعُكُمْ شَيْئًا وَلَا يَضُرُّكُمْ
Ia berkata, “Maka apakah kalian menyembah selain Allah sesuatu yang tidak memberi manfaat sedikit pun kepada kalian dan tidak mendatangkan mudarat kepada kalian?
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالَ أَفَتَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِqaala a-fa-ta'buduuna min duuni llaahiia berkata, maka apakah kalian menyembah selain Allah
- مَا لَا يَنْفَعُكُمْ شَيْئًا وَلَا يَضُرُّكُمْmaa laa yanfa'ukum syay'an wa-laa yadhurrukumsesuatu yang tidak memberi manfaat sedikit pun kepada kalian dan tidak mendatangkan mudarat
Terjemahan per kata (11 kata)
- قَالَqaalaberkata
- أَفَتَعْبُدُونَa-fa-ta'buduunamaka apakah kalian mengabdi
- مِنْmindari
- دُونِduuniselain
- اللَّهِllaahiAllah
- مَاmaaapa yang
- لَاlaatidak
- يَنْفَعُكُمْyanfa'ukummemberi manfaat kepada kalian
- شَيْئًاsyay'ansedikit pun
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- يَضُرُّكُمْyadhurrukummemberi mudarat kepada kalian
Inti bacaan
Ibrahim melanjutkan tekanan logis: 'apakah kalian menyembah sesuatu yang tidak memberi manfaat sedikit pun kepada kalian dan tidak pula mendatangkan mudarat?', uji fungsional sederhana yang seharusnya menjadi kriteria dasar kelayakan penyembahan, diulang lagi untuk menegaskan absurditasnya.
Penjelasan pilihan kata
Argumen ini sejajar dengan yang dipakai terhadap patung anak sapi di 20:89: ketakberdayaan total (tidak bisa memberi manfaat maupun mudarat) menjadi ukuran kelayakan disembah.
Tafsiran
Ibrahim akhirnya menyampaikan argumen langsung yang selama ini disiapkan lewat jebakan: pertanyaan yang menantang logika dasar penyembahan sesuatu yang sama sekali tidak berdaya.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam Ibrahim bertanya apakah mereka menyembah yang tak memberi manfaat dan tak mendatangkan mudarat. Dua arah, dua-duanya nol. Ujiannya sederhana dan bisa diperiksa siapa pun.
- Frasa sedikit pun ditambahkan pada manfaat. Bukan sekadar tak banyak. Yang ditutup kemungkinan paling kecil sekalipun.
- Allah menaruh pertanyaan ini persis sesudah mereka mengakui patung itu tak bisa bicara. Memakai pengakuan mereka. Yang meruntuhkan bukan bantahan, melainkan lanjutan dari kata mereka sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, '-b-d, d-w-n, a-l-h, n-f-', sh-y-a, d-r-r): ta'buduuna diterjemahkan 'menyembah' (akar '-b-d); laa yanfa'/laa yadurr diterjemahkan 'tidak memberi manfaat/mudarat' (akar n-f-', akar d-r-r). Selaras.