أُفٍّ لَكُمْ وَلِمَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ ۖ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

Celakalah kalian dan apa yang kalian sembah selain Allah; tidakkah kalian berakal?”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. أُفٍّ لَكُمْ وَلِمَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِuffin lakum wa-li-maa ta'buduuna min duuni llaahicelakalah kalian dan apa yang kalian sembah selain Allah
  2. أَفَلَا تَعْقِلُونَa-fa-laa ta'qiluunatidakkah kalian berakal

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. أُفٍّuffincih
  2. لَكُمْlakumbagi kalian
  3. وَلِمَاwa-li-maadan bagi apa
  4. تَعْبُدُونَta'buduunakalian menyembah
  5. مِنْmindari
  6. دُونِduuniselain
  7. اللَّهِllaahiAllah
  8. أَفَلَاa-fa-laamaka tidakkah
  9. تَعْقِلُونَta'qiluunakalian mengerti

Inti bacaan

Kecaman langsung dan tegas: 'Celakalah kalian dan apa yang kalian sembah selain Allah; tidakkah kalian berakal?', seruan terhadap penggunaan akal sehat sebagai fondasi mengevaluasi keyakinan, bukan sekadar mengikuti tanpa pertanyaan.

Penjelasan pilihan kata

'Berakal' (ta'qiluun) menutup argumen Ibrahim dengan seruan langsung kepada akal: sejalan dengan pola seruan akal yang berulang di seluruh teks sebagai penutup argumen rasional.

Tafsiran

Ayat ini menutup rangkaian argumen Ibrahim dengan celaan tegas, bukan hanya terhadap kaumnya tetapi juga terhadap objek sembahan mereka sendiri: sebuah penolakan total terhadap keduanya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Ibrahim mencela dua-duanya: mereka dan yang mereka sembah. Sepasang. Penolakannya tak menyisakan satu pun.
  • Penutupnya pertanyaan tentang akal. Bukan tentang iman. Yang digugat kemampuan menimbang, bukan kesediaan percaya.
  • Allah merekam kalimat ini sebagai penutup seluruh hujahnya. Sesudah pertanyaan tentang patung yang tak bisa bicara. Yang tinggal cuma seruan kepada akal.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-f-f, '-b-d, d-w-n, a-l-h, '-q-l): uff diterjemahkan 'celaka (cih)'; ta'buduun diterjemahkan 'menyembah' (akar '-b-d); ta'qiluun diterjemahkan 'berakal' (akar '-q-l putaran EQL, seruan akal melawan berhala). Selaras.