قَالُوا حَرِّقُوهُ وَانْصُرُوا آلِهَتَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ فَاعِلِينَ
Mereka berkata, “Bakarlah ia dan bantulah tuhan-tuhan kalian, jika kalian benar-benar hendak berbuat.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالُوا حَرِّقُوهُ وَانْصُرُوا آلِهَتَكُمْqaaluu harriquuhu wa-nsuruu aalihatakummereka berkata, bakarlah ia dan bantulah tuhan-tuhan kalian
- إِنْ كُنْتُمْ فَاعِلِينَin kuntum faa'iliinajika kalian benar-benar hendak berbuat
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar q-w-l, h-r-q, n-s-r, a-l-h, k-w-n, f-'-l): harriquuhu diterjemahkan 'bakarlah ia' (akar h-r-q); unsuruu diterjemahkan 'bantulah (tolonglah)' (akar n-s-r); aalihah diterjemahkan 'tuhan-tuhan'; faa'iliin diterjemahkan 'berbuat' (akar f-'-l). gloss '(Ibrahim)' dibuang.
Aplikasi
Respons kaumnya yang beralih ke kekerasan: 'Bakarlah ia dan bantulah tuhan-tuhan kalian', ketika argumen logis gagal meyakinkan, kekerasan fisik menjadi jalan keluar yang dipilih, sebuah pola yang mengungkap kelemahan posisi mereka yang sebenarnya.