وَجَعَلْنَاهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا وَأَوْحَيْنَا إِلَيْهِمْ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَإِقَامَ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءَ الزَّكَاةِ ۖ وَكَانُوا لَنَا عَابِدِينَ

Kami menjadikan mereka pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk atas perintah Kami, dan Kami mewahyukan kepada mereka perbuatan kebaikan, penegakan salat, dan pemberian zakat, dan mereka hanya kepada Kami menyembah.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَجَعَلْنَاهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَاwa-ja'alnaahum a'immatan yahduuna bi-amrinaaKami menjadikan mereka pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk atas perintah Kami
  2. وَأَوْحَيْنَا إِلَيْهِمْ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَإِقَامَ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءَ الزَّكَاةِwa-awhaynaa ilayhim fi'la l-khayraati wa-iqaama s-salaati wa-iitaa'a z-zakaatidan Kami mewahyukan kepada mereka perbuatan kebaikan, penegakan salat, dan pemberian zakat
  3. وَكَانُوا لَنَا عَابِدِينَwa-kaanuu lanaa aabidiinadan mereka hanya kepada Kami menyembah
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “menunaikan” diterjemahkan “memberikan”. sebagian penerjemah: 'And We made them leaders, guiding by Our command, and revealed1 to them the doing of good deeds, and the upholding of duty,2 and the rendering of the purity;3 and Us they served.' Corpus ayat ini: «S~alaw`pi, TAKRIF»; «z~akaw`pi, TAKRIF». salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar') · zakaah diterjemahkan 'zakat' (dipertahankan: makna GANDA suci+tumbuh, jangan dikerdilkan; verba penggovongnya aataa='memberikan/berikanlah', BUKAN 'menunaikan', aataa diterjemahkan 'memberi' di 215 ayat non-zakaah, 'menunaikan' 0×;), kecuali cabang KESUCIAN (19:13/18:81) diterjemahkan 'kesucian'.

Aplikasi

Para pemimpin ini diberi wahyu mencakup tiga elemen: berbuat kebaikan, menegakkan kewajiban terstruktur (salat), dan memberikan zakat, kepemimpinan sejati dipahami sebagai kombinasi tindakan sosial (kebaikan), spiritual (kewajiban terstruktur), dan ekonomi (zakat) secara bersamaan, bukan hanya salah satu dimensi.