Ayat 21:74

وَلُوطًا آتَيْنَاهُ حُكْمًا وَعِلْمًا وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْقَرْيَةِ الَّتِي كَانَتْ تَعْمَلُ الْخَبَائِثَ ۗ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمَ سَوْءٍ فَاسِقِينَ

Dan kepada Lut, Kami menganugerahkan putusan serta ilmu, dan Kami menyelamatkannya dari negeri yang melakukan perbuatan keji. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat lagi fasik.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَلُوطًا آتَيْنَاهُ حُكْمًا وَعِلْمًاwa-luuthan aataynaahu hukman wa-'ilmandan kepada Lut, Kami menganugerahkan putusan serta ilmu
  2. وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْقَرْيَةِ الَّتِي كَانَتْ تَعْمَلُ الْخَبَائِثَwa-najjaynaahu mina l-qaryati llatii kaanat ta'malu l-khabaa'itsadan Kami menyelamatkannya dari negeri yang melakukan perbuatan keji
  3. إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمَ سَوْءٍ فَاسِقِينَinnahum kaanuu qawma saw'in faasiqiinasesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat lagi fasik

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. وَلُوطًاwa-luuthandan Lut
  2. آتَيْنَاهُaataynaahuKami memberinya
  3. حُكْمًاhukmanhikmah
  4. وَعِلْمًاwa-'ilmandan pengetahuan
  5. وَنَجَّيْنَاهُwa-najjaynaahudan Kami menyelamatkannya
  6. مِنَminadari
  7. الْقَرْيَةِl-qaryatinegeri
  8. الَّتِيllatiiyang
  9. كَانَتْkaanatadalah
  10. تَعْمَلُta'maluengkau kerjakan
  11. الْخَبَائِثَl-khabaa'itsayang buruk
  12. إِنَّهُمْinnahumsesungguhnya mereka
  13. كَانُواkaanuumereka adalah
  14. قَوْمَqawmakaum
  15. سَوْءٍsaw'inkeburukan
  16. فَاسِقِينَfaasiqiinaorang-orang fasik

Inti bacaan

Lut diselamatkan dari 'negeri yang melakukan perbuatan keji', penyelamatan pribadi terjadi di tengah kehancuran kolektif, menunjukkan bahwa integritas individual bisa membedakan nasib meski berada dalam lingkungan yang rusak secara luas.

Penjelasan pilihan kata

'Negeri' di sini tidak dinamai secara eksplisit oleh teks: identifikasi sebagai negeri tertentu adalah pembacaan tradisi, bukan pernyataan langsung ayat ini.

Tafsiran

Ayat ini beralih singkat ke kisah Lut, merangkum dua anugerah (putusan dan ilmu) sekaligus penyelamatannya dari kaum yang digambarkan melakukan perbuatan keji secara sistematis.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut dua anugerah: putusan dan ilmu. Sepasang. Tahu saja tak cukup tanpa kemampuan memutuskan.
  • Kata yang dipakai menyelamatkannya dari negeri. Bukan dari kaumnya. Yang ditinggalkan tempatnya, dan tempat itu sudah tak bisa diperbaiki.
  • Allah menyebut mereka kaum yang jahat lagi fasik. Dua sebutan. Perbuatannya disebut, lalu keluarnya mereka dari garis disebutkan juga.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: tidak menyentuh kata kunci akar (hukm/hikmah/verba mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga terjemahan).

Ayat 21:75

وَأَدْخَلْنَاهُ فِي رَحْمَتِنَا ۖ إِنَّهُ مِنَ الصَّالِحِينَ

Kami memasukkannya ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya dia termasuk golongan orang-orang yang saleh.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَأَدْخَلْنَاهُ فِي رَحْمَتِنَاwa-adkhalnaahu fii rahmatinaaKami memasukkannya ke dalam rahmat Kami
  2. إِنَّهُ مِنَ الصَّالِحِينَinnahu mina sh-shaalihiinasesungguhnya dia termasuk golongan orang-orang yang saleh

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. وَأَدْخَلْنَاهُwa-adkhalnaahudan Kami memasukkannya
  2. فِيfiike dalam
  3. رَحْمَتِنَاrahmatinaarahmat Kami
  4. إِنَّهُinnahusesungguhnya ia
  5. مِنَminadari
  6. الصَّالِحِينَsh-shaalihiinaorang-orang saleh

Inti bacaan

Kesimpulan sederhana: 'dia termasuk golongan orang-orang yang saleh', penilaian akhir yang bersih dan jelas, tidak rumit, tentang karakter yang dihargai.

Penjelasan pilihan kata

'Rahmat' memakai akar yang konsisten menandai pemberian nyata sepanjang teks, kini menjadi penutup singkat kisah Lut.

Tafsiran

Ayat penutup ini merangkum nasib Lut dengan singkat namun penuh: dimasukkan ke dalam rahmat dan digolongkan sebagai orang saleh, dua pengakuan yang menutup episodenya sebelum surah beralih ke kisah nabi berikutnya.

Renungan dan Hikmah

  • Kisah Lut ditutup dengan dua kalimat pendek. Dimasukkan ke dalam rahmat. Allah menyebutnya orang saleh.
  • Rahmat disebut sebagai tempat, bukan sebagai perasaan. Dimasukkan ke dalamnya. Ia punya ruang.
  • Penilaian akhirnya sederhana: termasuk orang saleh. Allah tidak merinci amalnya. Satu sebutan sudah cukup.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…i memasukkannya ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya dia t…”. Dalam ayat ini, 'rahmah' tanpa kata sandang al-.