وَأَدْخَلْنَاهُ فِي رَحْمَتِنَا ۖ إِنَّهُ مِنَ الصَّالِحِينَ

Kami memasukkannya ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya dia termasuk golongan orang-orang yang saleh.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَأَدْخَلْنَاهُ فِي رَحْمَتِنَاwa-adkhalnaahu fii rahmatinaaKami memasukkannya ke dalam rahmat Kami
  2. إِنَّهُ مِنَ الصَّالِحِينَinnahu mina sh-shaalihiinasesungguhnya dia termasuk golongan orang-orang yang saleh

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. وَأَدْخَلْنَاهُwa-adkhalnaahudan Kami memasukkannya
  2. فِيfiike dalam
  3. رَحْمَتِنَاrahmatinaarahmat Kami
  4. إِنَّهُinnahusesungguhnya ia
  5. مِنَminadari
  6. الصَّالِحِينَsh-shaalihiinaorang-orang saleh

Inti bacaan

Kesimpulan sederhana: 'dia termasuk golongan orang-orang yang saleh', penilaian akhir yang bersih dan jelas, tidak rumit, tentang karakter yang dihargai.

Penjelasan pilihan kata

'Rahmat' memakai akar yang konsisten menandai pemberian nyata sepanjang teks, kini menjadi penutup singkat kisah Lut.

Tafsiran

Ayat penutup ini merangkum nasib Lut dengan singkat namun penuh: dimasukkan ke dalam rahmat dan digolongkan sebagai orang saleh, dua pengakuan yang menutup episodenya sebelum surah beralih ke kisah nabi berikutnya.

Renungan dan Hikmah

  • Kisah Lut ditutup dengan dua kalimat pendek. Dimasukkan ke dalam rahmat. Allah menyebutnya orang saleh.
  • Rahmat disebut sebagai tempat, bukan sebagai perasaan. Dimasukkan ke dalamnya. Ia punya ruang.
  • Penilaian akhirnya sederhana: termasuk orang saleh. Allah tidak merinci amalnya. Satu sebutan sudah cukup.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…i memasukkannya ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya dia t…”. Dalam ayat ini, 'rahmah' tanpa kata sandang al-.