وَنُوحًا إِذْ نَادَىٰ مِنْ قَبْلُ فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيمِ

Dan Nuh, ketika ia berdoa sebelum itu, Kami memperkenankan doanya, dan Kami menyelamatkannya bersama keluarganya dari bencana yang agung.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَنُوحًا إِذْ نَادَىٰ مِنْ قَبْلُwa-nuuhan idz naadaa min qabludan Nuh, ketika ia berdoa sebelum itu
  2. فَاسْتَجَبْنَا لَهُfa-stajabnaa lahuKami memperkenankan doanya
  3. فَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيمِfa-najjaynaahu wa-ahlahu mina l-karbi l-azhiimidan Kami menyelamatkannya bersama keluarganya dari bencana yang agung
Catatan pilihan kata (ringkas)

azhiim diterjemahkan 'agung' (takrif diterjemahkan 'Sang Agung'; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama passthrough. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Lih.. sebagian penerjemah: 'And Noah: when1 he called before, then We responded to him and delivered him and his household from the great distress.' Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.

Aplikasi

Nuh diselamatkan setelah 'berdoa sebelum itu', respons terhadap doa yang tulus, dengan penekanan bahwa penyelamatan datang setelah usaha memohon secara aktif, bukan menunggu pasif.