فَفَهَّمْنَاهَا سُلَيْمَانَ ۚ وَكُلًّا آتَيْنَا حُكْمًا وَعِلْمًا ۚ وَسَخَّرْنَا مَعَ دَاوُودَ الْجِبَالَ يُسَبِّحْنَ وَالطَّيْرَ ۚ وَكُنَّا فَاعِلِينَ
Lalu Kami memberi pemahaman tentangnya kepada Sulaiman, dan kepada masing-masing Kami memberi putusan dan ilmu. Dan Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung bertasbih bersama Dawud. Kamilah yang melakukannya.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- فَفَهَّمْنَاهَا سُلَيْمَانَfa-fahhamnaahaa sulaymaanalalu Kami memberi pemahaman tentangnya kepada Sulaiman
- وَكُلًّا آتَيْنَا حُكْمًا وَعِلْمًاwa-kullan aataynaa hukman wa-'ilmandan kepada masing-masing Kami memberi putusan dan ilmu
- وَسَخَّرْنَا مَعَ دَاوُودَ الْجِبَالَ يُسَبِّحْنَ وَالطَّيْرَwa-sakhkharnaa ma'a daawuuda l-jibaala yusabbihna wa-th-thayradan Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung bertasbih bersama Dawud
- وَكُنَّا فَاعِلِينَwa-kunnaa faa'iliinadan Kamilah yang melakukannya
Terjemahan per kata (14 kata)
- فَفَهَّمْنَاهَاfa-fahhamnaahaamaka Kami memberikan pemahaman
- سُلَيْمَانَsulaymaanaSulaiman
- وَكُلًّاwa-kullandan masing-masing
- آتَيْنَاaataynaaKami memberikan
- حُكْمًاhukmanhikmah
- وَعِلْمًاwa-'ilmandan pengetahuan
- وَسَخَّرْنَاwa-sakhkharnaadan Kami menundukkan
- مَعَma'abersama
- دَاوُودَdaawuudaDawud
- الْجِبَالَl-jibaalagunung-gunung
- يُسَبِّحْنَyusabbihnamereka bertasbih
- وَالطَّيْرَwa-th-thayradan burung
- وَكُنَّاwa-kunnaadan Kami adalah
- فَاعِلِينَfaa'iliinaorang-orang yang melakukan
Inti bacaan
Detail menarik: Sulaiman diberi 'pemahaman' khusus meski keduanya sama-sama diberi 'putusan dan ilmu', variasi kapasitas pemahaman bisa terjadi bahkan di antara figur yang setara statusnya, tanpa mengurangi nilai masing-masing.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini tidak merinci apa perbedaan pemahaman Sulaiman dari putusan Dawud sebelumnya: teks membiarkan detail putusan masing-masing terbuka, hanya menegaskan keduanya sama-sama diberi putusan dan ilmu.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan sesuatu yang menarik: kedua putusan, meski berbeda, sama-sama sah dan diakui; Sulaiman diberi pemahaman tambahan, namun Dawud tidak digambarkan salah, sebuah pengakuan atas keragaman ijtihad yang tetap dihormati.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini menyiratkan dua putusan hukum yang berbeda untuk kasus yang sama, keduanya diakui sah tanpa salah satu dinyatakan keliru, sebuah pengakuan bahwa perbedaan hasil ijtihad tidak selalu berarti salah satu pihak berbuat kesalahan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: tidak menyentuh kata kunci akar (hukm/hikmah/verba mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga terjemahan).