وَإِسْمَاعِيلَ وَإِدْرِيسَ وَذَا الْكِفْلِ ۖ كُلٌّ مِنَ الصَّابِرِينَ

Dan Ismail, Idris, dan Zulkifli; masing-masing termasuk orang-orang yang sabar.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَإِسْمَاعِيلَ وَإِدْرِيسَ وَذَا الْكِفْلِwa-ismaa'iila wa-idriisa wa-dzaa l-kiflidan Ismail, Idris, dan Zulkifli
  2. كُلٌّ مِنَ الصَّابِرِينَkullun mina sh-shaabiriinamasing-masing termasuk orang-orang yang sabar

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. وَإِسْمَاعِيلَwa-ismaa'iiladan Ismail
  2. وَإِدْرِيسَwa-idriisadan Idris
  3. وَذَاwa-dzaadan yang mempunyai
  4. الْكِفْلِl-kifliKifl
  5. كُلٌّkullunmasing-masing
  6. مِنَminadari
  7. الصَّابِرِينَsh-shaabiriinaorang-orang yang sabar

Inti bacaan

Ismail, Idris, dan Zulkifli disatukan dengan satu kualitas utama: 'masing-masing termasuk orang-orang yang sabar', kesabaran dipilih sebagai benang merah yang menghubungkan figur-figur dengan latar belakang berbeda.

Penjelasan pilihan kata

Tiga nama disebut berurutan tanpa rincian kisah masing-masing, sebuah ringkasan singkat yang hanya menyoroti satu kualitas bersama: kesabaran.

Tafsiran

Ayat ini menandai pergeseran ke penyebutan nabi-nabi secara lebih ringkas, cukup dengan nama dan satu kualitas utama, berbeda dari kisah panjang Ibrahim atau detail hukum Dawud-Sulaiman sebelumnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut tiga nama dengan satu kualitas: masing-masing termasuk orang yang sabar. Satu benang. Riwayat mereka berbeda, yang disebut sama.
  • Ketiganya disebut tanpa kisah. Cuma nama. Sesudah kisah-kisah panjang, ada yang cukup disebut namanya.
  • Allah memilih kesabaran sebagai penandanya. Bukan mukjizat. Yang dijadikan pengenal sesuatu yang bisa dikerjakan siapa pun.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-f-l, k-l-l, s-b-r): saabiriin diterjemahkan 'orang-orang yang sabar' (akar s-b-r). gloss '(Ingatlah pula)' dibuang.