فَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَا كُفْرَانَ لِسَعْيِهِ وَإِنَّا لَهُ كَاتِبُونَ
Maka siapa yang mengerjakan amal-amal saleh sedang ia beriman, tidak ada pengingkaran terhadap usahanya; dan sesungguhnya Kamilah yang mencatat untuknya.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ وَهُوَ مُؤْمِنٌfa-man ya'mal mina sh-shaalihaati wa-huwa mu'minunmaka siapa yang mengerjakan amal-amal saleh sedang ia beriman
- فَلَا كُفْرَانَ لِسَعْيِهِfa-laa kufraana li-sa'yihitidak ada pengingkaran terhadap usahanya
- وَإِنَّا لَهُ كَاتِبُونَwa-innaa lahu kaatibuunadan sesungguhnya Kamilah yang mencatat untuknya
Terjemahan per kata (12 kata)
- فَمَنْfa-manmaka orang yang
- يَعْمَلْya'malberamal
- مِنَminadari
- الصَّالِحَاتِsh-shaalihaatikebajikan
- وَهُوَwa-huwasedang ia
- مُؤْمِنٌmu'minunorang beriman
- فَلَاfa-laamaka tidak ada
- كُفْرَانَkufraanapengingkaran
- لِسَعْيِهِli-sa'yihiterhadap usahanya
- وَإِنَّاwa-innaadan sesungguhnya Kami
- لَهُlahubaginya
- كَاتِبُونَkaatibuunapara pencatat
Inti bacaan
Jaminan penting bagi yang tetap konsisten: 'tidak ada pengingkaran terhadap usahanya. Kamilah yang mencatat', meski terjadi perpecahan kolektif di sekitarnya, usaha individual tetap dihargai dan dicatat secara adil.
Penjelasan pilihan kata
'Pengingkaran' (kufraan), akar yang sama dengan kufr yang dominan di seluruh teks, kini dipakai dalam konteks positif: jaminan bahwa usaha baik tidak akan diingkari atau diabaikan.
Tafsiran
Ayat ini menjadi jembatan antara tema perpecahan umat dan konsekuensi individual: meski umat manusia terpecah, jaminan bagi setiap individu yang beramal saleh dengan iman tetap berlaku tanpa terpengaruh perpecahan kolektif.
Renungan dan Hikmah
- Allah memakai kata pengingkaran, kata yang biasa dipakai untuk kekufuran. Dibalik arahnya. Yang biasanya menyebut manusia menolak-Nya kini menyebut Dia tak menolak usaha manusia.
- Syaratnya dua: mengerjakan amal saleh, dan beriman. Berbarengan. Yang dikerjakan dan yang diyakini disebut bersama.
- Allah menyebut Dia sendiri yang mencatat. Bukan yang lain. Yang menuliskan disebutkan, dan itu jaminan bahwa catatannya tak hilang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar '-m-l, s-l-h, a-m-n, k-f-r, s-'-y, k-t-b): laa kufraana li-sa'yih diterjemahkan 'tidak ada pengingkaran terhadap usahanya' (akar k-f-r + akar s-'-y); kaatibuun diterjemahkan 'mencatat' (akar k-t-b). gloss '(disia-siakan)' dibuang.