لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَهُمْ فِيهَا لَا يَسْمَعُونَ

Mereka merintih di dalamnya, dan mereka di dalamnya tidak dapat mendengar.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌlahum fiihaa zafiirunmereka merintih di dalamnya
  2. وَهُمْ فِيهَا لَا يَسْمَعُونَwa-hum fiihaa laa yasma'uunadan mereka di dalamnya tidak dapat mendengar
Aplikasi

Gambaran konsekuensi yang mengerikan: 'merintih dan menjerit... tidak dapat mendengar apa pun', isolasi sensorik total sebagai bagian dari penderitaan, ketidakmampuan bahkan mendengar rintihan sendiri.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: passthrough terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (probe 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = passthrough (cabang mata-hati didokumentasi). ⚠ Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. Lih.. of dariir'; glos ilahi: 'He who sees all things, both what are apparent and what are occult, WITHOUT ANY ORGAN'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.