يَوْمَ نَطْوِي السَّمَاءَ كَطَيِّ السِّجِلِّ لِلْكُتُبِ ۚ كَمَا بَدَأْنَا أَوَّلَ خَلْقٍ نُعِيدُهُ ۚ وَعْدًا عَلَيْنَا ۚ إِنَّا كُنَّا فَاعِلِينَ

Pada hari Kami menggulung langit seperti gulungan lembaran catatan; sebagaimana Kami memulai penciptaan pertama, Kami mengulanginya; suatu janji yang Kami wajibkan; sesungguhnya Kami akan melaksanakannya.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. يَوْمَ نَطْوِي السَّمَاءَ كَطَيِّ السِّجِلِّ لِلْكُتُبِyawma nathwii s-samaa'a ka-thayyi s-sijilli li-l-kutubipada hari Kami menggulung langit seperti gulungan lembaran catatan
  2. كَمَا بَدَأْنَا أَوَّلَ خَلْقٍ نُعِيدُهُka-maa bada'naa awwala khalqin nu'iiduhusebagaimana Kami memulai penciptaan pertama, Kami mengulanginya
  3. وَعْدًا عَلَيْنَاwa'dan 'alaynaasuatu janji yang Kami wajibkan
  4. إِنَّا كُنَّا فَاعِلِينَinnaa kunnaa faa'iliinasesungguhnya Kami akan melaksanakannya

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. يَوْمَyawmahari
  2. نَطْوِيnathwiiKami menggulung
  3. السَّمَاءَs-samaa'alangit
  4. كَطَيِّka-thayyiseperti menggulung
  5. السِّجِلِّs-sijillilembaran
  6. لِلْكُتُبِli-l-kutubipada kitab-kitab
  7. كَمَاka-maasebagaimana
  8. بَدَأْنَاbada'naaKami memulai
  9. أَوَّلَawwalaorang pertama
  10. خَلْقٍkhalqinciptaan
  11. نُعِيدُهُnu'iiduhuKami mengulanginya
  12. وَعْدًاwa'danjanji
  13. عَلَيْنَا'alaynaaatas Kami
  14. إِنَّاinnaasesungguhnya Kami
  15. كُنَّاkunnaaKami adalah
  16. فَاعِلِينَfaa'iliinaorang-orang yang melakukan

Inti bacaan

Metafora yang kuat: langit digulung 'seperti gulungan lembaran-lembaran catatan', penutupan total tatanan yang dikenal, disertai janji pengulangan penciptaan yang pasti dilaksanakan, menegaskan siklus akhir-awal yang terjamin.

Penjelasan pilihan kata

Analogi 'gulungan lembaran catatan' dipertahankan tanpa penjelasan tambahan tentang bagaimana proses penggulungan langit akan terjadi secara harfiah.

Tafsiran

Ayat ini menghadirkan gambaran kuat tentang akhir dan permulaan yang bersimetri: penciptaan yang berulang seperti semula, sebuah janji yang ditegaskan sebagai kewajiban yang pasti dilaksanakan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menggambarkan langit digulung seperti gulungan lembaran catatan. Benda yang dikenal. Yang tak terbayangkan diterangkan lewat yang ada di tangan.
  • Perbandingan yang dipakai: sebagaimana memulai, begitu mengulangi. Bersimetri. Yang akan datang diukur dengan yang sudah pernah.
  • Allah menyebutnya janji yang Kami wajibkan. Atas diri-Nya sendiri. Yang tak bisa dituntut siapa pun menuliskan kewajibannya sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar y-w-m, t-w-y, s-m-w, s-j-l, k-t-b, b-d-a, a-w-l, kh-l-q, '-w-d, w-'-d, k-w-n, f-'-l): natwii diterjemahkan 'menggulung' (akar t-w-y); sijill diterjemahkan 'lembaran (gulungan)'; bada'naa awwala khalq diterjemahkan 'memulai penciptaan pertama' (akar b-d-' + akar kh-l-q); nu'iiduhu diterjemahkan 'mengulanginya' (akar '-w-d); faa'iliin diterjemahkan 'melakukan' (akar f-'-l). gloss '(Ingatlah)/(halnya)/(Itu adalah)' dibuang.