وَإِنْ أَدْرِي لَعَلَّهُ فِتْنَةٌ لَكُمْ وَمَتَاعٌ إِلَىٰ حِينٍ
Dan aku tidak mengetahui, boleh jadi itu cobaan bagi kalian dan kesenangan sampai suatu waktu.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِنْ أَدْرِي لَعَلَّهُ فِتْنَةٌ لَكُمْwa-in adrii la'allahu fitnatun lakumdan aku tidak mengetahui, boleh jadi itu cobaan bagi kalian
- وَمَتَاعٌ إِلَىٰ حِينٍwa-mataa'un ilaa hiinindan kesenangan sampai suatu waktu
Terjemahan per kata (8 kata)
- وَإِنْwa-indan tidaklah
- أَدْرِيadriiaku tahu
- لَعَلَّهُla'allahuagar ia
- فِتْنَةٌfitnatunfitnah
- لَكُمْlakumbagi kalian
- وَمَتَاعٌwa-mataa'undan kesenangan
- إِلَىٰilaasampai
- حِينٍhiininwaktu tertentu
Inti bacaan
Kemungkinan yang jujur diakui: penundaan konsekuensi 'boleh jadi cobaan. dan kesenangan sampai suatu waktu', waktu yang diberikan dipahami sebagai ujian, bukan tanda pembebasan dari akuntabilitas.
Penjelasan pilihan kata
'Cobaan' (fitnah): teks menyisakan kemungkinan bahwa penundaan azab sendiri adalah bentuk ujian, bukan sekadar penangguhan netral, sebuah kemungkinan yang diakui terbuka oleh Nabi sendiri.
Tafsiran
Ayat ini menutup ketidaktahuan Nabi dengan spekulasi terbuka: penundaan yang mereka minta dipercepat bisa jadi justru merupakan ujian tersendiri, bukan tanda ketiadaan konsekuensi.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruhnya mengaku tidak mengetahui. Terang-terangan. Yang menyampaikan menandai sendiri batas pengetahuannya.
- Kemungkinan yang ia sebut penundaan itu cobaan. Bukan kelonggaran. Yang mereka minta dipercepat bisa jadi ujian yang sedang berjalan.
- Allah merekam ia menambahkan kesenangan sampai suatu waktu. Ada batasnya. Yang dinikmati disebut punya tanggal, meski tanggalnya tak disebut.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar d-r-y, f-t-n, m-t-', h-y-n): adrii diterjemahkan 'aku tahu' (akar d-r-y); fitnah diterjemahkan 'cobaan' (akar f-t-n); mataa' diterjemahkan 'kesenangan' (akar m-t-'); hiin diterjemahkan 'waktu'. gloss '(bahwa)/(penundaan azab)/(yang ditentukan)' dibuang.