يَوْمَ تَرَوْنَهَا تَذْهَلُ كُلُّ مُرْضِعَةٍ عَمَّا أَرْضَعَتْ وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا وَتَرَى النَّاسَ سُكَارَىٰ وَمَا هُمْ بِسُكَارَىٰ وَلَٰكِنَّ عَذَابَ اللَّهِ شَدِيدٌ
Pada hari kalian melihatnya, setiap perempuan yang menyusui melalaikan apa yang disusuinya, dan setiap yang mengandung menggugurkan kandungannya, dan engkau melihat manusia mabuk padahal mereka tidak mabuk; tetapi azab Allah keras.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- يَوْمَ تَرَوْنَهَاyawma tarawnahaapada hari kalian melihatnya
- تَذْهَلُ كُلُّ مُرْضِعَةٍ عَمَّا أَرْضَعَتْtadzhalu kullu murdhi'atin 'ammaa ardha'atsetiap perempuan yang menyusui melalaikan apa yang disusuinya
- وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَاwa-tadha'u kullu dzaati hamlin hamlahaadan setiap yang mengandung menggugurkan kandungannya
- وَتَرَى النَّاسَ سُكَارَىٰ وَمَا هُمْ بِسُكَارَىٰwa-taraa n-naasa sukaaraa wa-maa hum bi-sukaaraadan engkau melihat manusia mabuk padahal mereka tidak mabuk
- وَلَٰكِنَّ عَذَابَ اللَّهِ شَدِيدٌwa-laakinna 'adzaaba llaahi syadiiduntetapi azab Allah keras
Terjemahan per kata (22 kata)
- يَوْمَyawmahari
- تَرَوْنَهَاtarawnahaakalian melihatnya
- تَذْهَلُtadzhalulalai
- كُلُّkullusetiap
- مُرْضِعَةٍmurdhi'atinperempuan yang menyusui
- عَمَّا'ammaadari apa yang
- أَرْضَعَتْardha'atmenyusui
- وَتَضَعُwa-tadha'udan meletakkan
- كُلُّkullusetiap
- ذَاتِdzaatiyang memiliki
- حَمْلٍhamlinkandungan
- حَمْلَهَاhamlahaakandungannya
- وَتَرَىwa-taraadan engkau melihat
- النَّاسَn-naasamanusia
- سُكَارَىٰsukaaraamabuk
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- هُمْhummereka
- بِسُكَارَىٰbi-sukaaraaorang-orang mabuk
- وَلَٰكِنَّwa-laakinnatetapi
- عَذَابَ'adzaabaazab
- اللَّهِllaahiAllah
- شَدِيدٌsyadiidunyang keras
Inti bacaan
Gambaran dramatis kekacauan universal: ibu menyusui 'melalaikan apa yang disusuinya', kehamilan 'menggugurkan kandungannya', orang tampak 'mabuk padahal tidak mabuk', insting paling mendasar sekalipun (menyusui, melindungi kandungan) terganggu total oleh skala kengerian yang dihadapi.
Penjelasan pilihan kata
'Keras' (shadiid): terjemahan yang dipertahankan konsisten sebagai kata tunggal, tanpa penambahan penguat seperti 'sangat'.
Tafsiran
Ayat ini menggambarkan skala guncangan lewat citra yang sangat manusiawi dan mengejutkan (ibu menyusui melupakan bayinya, kehamilan gugur seketika, orang tampak mabuk tanpa alkohol), sebuah gangguan total terhadap naluri paling dasar sekalipun.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut perempuan menyusui melalaikan susuannya, yang mengandung menggugurkan, dan manusia tampak mabuk. Tiga. Yang dipilih semuanya keadaan yang paling menyalahi naluri.
- Allah menambahkan padahal mereka tidak mabuk. Keterangan itu meluruskan. Yang terlihat sebagai hilangnya akal ternyata beratnya keadaan.
- Yang Dia pakai menggambarkan ikatan ibu dan anak. Yang paling tak mungkin diputus. Besarnya hari itu diukur dengan hal yang tak seorang pun ragukan kekuatannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar y-w-m, r-a-y, dz-h-l, k-l-l, r-d-', w-d-', h-m-l, n-w-s, s-k-r, '-dz-b, a-l-h, sh-d-d): tadhhalu diterjemahkan 'melalaikan' (akar dz-h-l); murdi'ah diterjemahkan 'yang menyusui' (akar r-d-'); tada'u hamlahaa diterjemahkan 'menggugurkan kandungannya' (akar w-d-' + akar h-m-l); sukaaraa diterjemahkan 'mabuk' (akar s-k-r); shadiid diterjemahkan 'keras' (terjemahan terkunci; terjemahan lain 'sangat keras'). gloss '(guncangan itu)' dibuang.