ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّهُ يُحْيِي الْمَوْتَىٰ وَأَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Demikianlah karena sesungguhnya Allah, Dialah Yang Nyata, dan sesungguhnya Dia menghidupkan orang-orang yang mati, dan sesungguhnya Dia berkuasa atas segala sesuatu.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّdzaalika bi-anna llaaha huwa l-haqqudemikianlah karena sesungguhnya Allah, Dialah Yang Nyata
  2. وَأَنَّهُ يُحْيِي الْمَوْتَىٰwa-annahu yuhyii l-mawtaadan sesungguhnya Dia menghidupkan orang-orang yang mati
  3. وَأَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌwa-annahu alaa kulli shay'in qadiirundan sesungguhnya Dia berkuasa atas segala sesuatu
Catatan pilihan kata (ringkas)

qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit passthrough. Lih..

Aplikasi

Kesimpulan dari seluruh proses tersebut: Allah 'Yang Nyata... menghidupkan orang-orang yang mati... berkuasa atas segala sesuatu', bukti empiris dari siklus kehidupan yang bisa diamati sehari-hari menjadi dasar keyakinan terhadap kebangkitan yang belum bisa disaksikan langsung.