ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّهُ يُحْيِي الْمَوْتَىٰ وَأَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Demikianlah karena sesungguhnya Allah, Dialah Yang Nyata, dan sesungguhnya Dia menghidupkan orang-orang yang mati, dan sesungguhnya Dia berkuasa atas segala sesuatu.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّdzaalika bi-anna llaaha huwa l-haqqudemikianlah karena sesungguhnya Allah, Dialah Yang Nyata
- وَأَنَّهُ يُحْيِي الْمَوْتَىٰwa-annahu yuhyii l-mawtaadan sesungguhnya Dia menghidupkan orang-orang yang mati
- وَأَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌwa-annahu 'alaa kulli syay'in qadiirundan sesungguhnya Dia berkuasa atas segala sesuatu
Terjemahan per kata (13 kata)
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- بِأَنَّbi-annakarena
- اللَّهَllaahaAllah
- هُوَhuwaDialah
- الْحَقُّl-haqqukebenaran
- وَأَنَّهُwa-annahudan sesungguhnya Dia
- يُحْيِيyuhyiimenghidupkan
- الْمَوْتَىٰl-mawtaaorang-orang mati
- وَأَنَّهُwa-annahudan sesungguhnya Dia
- عَلَىٰ'alaaatas
- كُلِّkullisegala
- شَيْءٍsyay'insesuatu
- قَدِيرٌqadiirunberkuasa
Inti bacaan
Kesimpulan dari seluruh proses tersebut: Allah 'Yang Nyata. menghidupkan orang-orang yang mati. berkuasa atas segala sesuatu', bukti empiris dari siklus kehidupan yang bisa diamati sehari-hari menjadi dasar keyakinan terhadap kebangkitan yang belum bisa disaksikan langsung.
Penjelasan pilihan kata
'Berkuasa' (qadiir) memakai facet inti akar qdr yang konsisten dipakai untuk gelar kekuasaan Allah di seluruh teks.
Tafsiran
Ayat ini menyimpulkan argumen dari ayat sebelumnya dengan tiga penegasan berurutan (kenyataan, kuasa menghidupkan, dan kuasa atas segala sesuatu), tiga dasar yang menopang jawaban atas keraguan tentang kebangkitan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyusun tiga penegasan berurutan, masing-masing dibuka kata sesungguhnya. Tiga kali. Kesimpulannya dipalu tiga kali, bukan sekali.
- Kesimpulan ini diambil dari uraian tentang tanah dan janin. Dari yang bisa diamati. Yang belum terlihat disandarkan pada yang sudah biasa dilihat.
- Allah menutup dengan berkuasa atas segala sesuatu. Sesudah menyebut menghidupkan yang mati. Yang khusus disusul yang umum, bukan sebaliknya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.