وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُجَادِلُ فِي اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَلَا هُدًى وَلَا كِتَابٍ مُنِيرٍ

Dan di antara manusia ada yang berdebat tentang Allah tanpa ilmu, tanpa petunjuk, dan tanpa kitab yang memberi penerangan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُجَادِلُ فِي اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍwa-mina n-naasi man yujaadilu fii llaahi bi-ghayri 'ilmindan di antara manusia ada yang berdebat tentang Allah tanpa ilmu
  2. وَلَا هُدًى وَلَا كِتَابٍ مُنِيرٍwa-laa hudan wa-laa kitaabin muniirintanpa petunjuk, dan tanpa kitab yang memberi penerangan

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. وَمِنَwa-minadan dari
  2. النَّاسِn-naasimanusia
  3. مَنْmanorang yang
  4. يُجَادِلُyujaadiluberdebat
  5. فِيfiitentang
  6. اللَّهِllaahiAllah
  7. بِغَيْرِbi-ghayritanpa
  8. عِلْمٍ'ilminpengetahuan
  9. وَلَاwa-laadan tidak pula
  10. هُدًىhudanpetunjuk
  11. وَلَاwa-laadan tidak pula
  12. كِتَابٍkitaabinkitab
  13. مُنِيرٍmuniirinyang menerangi

Inti bacaan

Kritik yang diperluas: berdebat 'tanpa ilmu, tanpa petunjuk, dan tanpa kitab yang memberi penerangan', tiga sumber kredibilitas yang absen sekaligus (pengetahuan, bimbingan, referensi tertulis) menyingkap kekosongan total dasar argumen yang diajukan.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini mengulang pembukaan 22:3 dengan tambahan dua ketiadaan lagi, bukan hanya tanpa ilmu, melainkan juga tanpa petunjuk dan tanpa kitab, memperkuat gambaran kekosongan dasar argumen mereka.

Tafsiran

Pengulangan dengan penambahan ini menegaskan bahwa perdebatan tanpa dasar semacam ini bukan kekurangan satu jenis sumber saja, melainkan kekosongan total dari ketiga sumber otoritas yang mungkin: pengetahuan, petunjuk, dan kitab.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut ia berdebat tanpa ilmu, tanpa petunjuk, dan tanpa kitab. Tiga-tiganya tidak ada. Bantahan bisa berdiri tanpa satu pun dari ketiganya.
  • Yang ia perdebatkan tentang Allah. Bukan perkara kecil. Yang paling besar justru dibicarakan dengan bekal yang paling kosong.
  • Yang ketiga disebut kitab yang memberi penerangan. Sifatnya disebutkan. Bukan sembarang tulisan, melainkan yang menerangi, dan itu pun tak ada padanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).