ذَٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ يَدَاكَ وَأَنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِظَلَّامٍ لِلْعَبِيدِ
“Itu disebabkan apa yang didahulukan oleh kedua tanganmu, dan sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menzalimi hamba-hamba.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- ذَٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ يَدَاكَdzaalika bimaa qaddamat yadaakaitu disebabkan apa yang didahulukan oleh kedua tanganmu
- وَأَنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِظَلَّامٍ لِلْعَبِيدِwa-anna llaaha laysa bi-zhallaamin li-l-abiididan sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menzalimi hamba-hamba
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar q-d-m, y-d-y, a-l-h, l-y-s, zh-l-m, '-b-d): qaddamat yadaaka diterjemahkan 'apa yang didahulukan kedua tanganmu' (akar q-d-m + akar y-d-y); laysa bi-zhallaam lil-'abiid diterjemahkan 'tidak sekali-kali menzalimi hamba-hamba' (akar zh-l-m bentuk intensif + akar '-b-d). gloss '(Akan dikatakan kepadanya,)' dibuang.
Aplikasi
Prinsip yang tegas: konsekuensi 'disebabkan apa yang didahulukan oleh kedua tanganmu', akuntabilitas selalu terkait langsung dengan tindakan yang sudah dilakukan sendiri, disertai jaminan bahwa Allah 'sekali-kali tidak menzalimi hamba-hamba-Nya'.