يَدْعُو مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُ وَمَا لَا يَنْفَعُهُ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الضَّلَالُ الْبَعِيدُ
Ia menyeru, selain Allah, sesuatu yang tidak mendatangkan mudarat dan tidak memberi manfaat kepadanya; itulah kesesatan yang jauh.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَدْعُو مِنْ دُونِ اللَّهِyad'uu min duuni llaahiia menyeru selain Allah
- مَا لَا يَضُرُّهُ وَمَا لَا يَنْفَعُهُmaa laa yadhurruhu wa-maa laa yanfa'uhusesuatu yang tidak mendatangkan mudarat dan tidak memberi manfaat kepadanya
- ذَٰلِكَ هُوَ الضَّلَالُ الْبَعِيدُdzaalika huwa dh-dhalaalu l-ba'iiduitulah kesesatan yang jauh
Terjemahan per kata (14 kata)
- يَدْعُوyad'uumenyeru
- مِنْmindari
- دُونِduuniselain
- اللَّهِllaahiAllah
- مَاmaaapa yang
- لَاlaatidak
- يَضُرُّهُyadhurruhumemberi mudarat kepadanya
- وَمَاwa-maadan apa yang
- لَاlaatidak
- يَنْفَعُهُyanfa'uhumemberi manfaat kepadanya
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- هُوَhuwaitulah
- الضَّلَالُdh-dhalaalukesesatan
- الْبَعِيدُl-ba'iiduyang jauh
Inti bacaan
Kritik logis terhadap objek pengabdian yang salah: 'sesuatu yang tidak mendatangkan mudarat dan tidak memberi manfaat', uji fungsional sederhana kembali dipakai untuk menyingkap absurditas mengabdi pada sesuatu yang secara nyata tidak berdaya.
Penjelasan pilihan kata
'Menyeru' (yad'uu): kata kerja yang berbeda dari 'menyembah' (ya'budu) di 22:11, meski merujuk pada orang yang sama; pergeseran dari akar bd ke akar d'w ini menandai transisi dari ibadah formal ke tindakan memohon/menyeru, sebuah nuansa yang dipertahankan sesuai teks.
Tafsiran
Sosok yang sama dari ayat sebelumnya kini digambarkan dari sudut lain, bukan lagi sebagai penyembah yang goyah, melainkan sebagai penyeru sesuatu yang sama sekali tidak berdaya, baik untuk mencelakakan maupun menolong.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut yang diseru itu tidak mendatangkan mudarat dan tidak memberi manfaat. Dua arah, dua-duanya nol. Sesuatu yang tak bisa merugikan pun tak bisa menolong.
- Allah menyisipkan selain Allah di tengah kalimat, bukan di ujung. Pembandingnya disebut lebih dahulu. Kesia-siaan itu terbaca hanya jika ada yang bisa dibandingkan dengannya.
- Allah menutup dengan menyebutnya kesesatan yang jauh. Bukan keliru kecil. Yang menyembah sesuatu yang tak berdaya tidak sedang menyimpang sedikit dari jalan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar d-'-w, d-w-n, a-l-h, d-r-r, n-f-', d-l-l, b-'-d): yad'uu diterjemahkan 'menyeru' (akar d-'-w, da'aa, BUKAN abada; perhatikan pergeseran abada diterjemahkan da'aapada orang yang sama); laa yadurr/laa yanfa' diterjemahkan 'tidak mudarat/manfaat' (akar d-r-r, akar n-f-'); dalaal ba'iid diterjemahkan 'kesesatan yang jauh' (akar d-l-l + akar b-'-d). Selaras.