مَنْ كَانَ يَظُنُّ أَنْ لَنْ يَنْصُرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ فَلْيَمْدُدْ بِسَبَبٍ إِلَى السَّمَاءِ ثُمَّ لْيَقْطَعْ فَلْيَنْظُرْ هَلْ يُذْهِبَنَّ كَيْدُهُ مَا يَغِيظُ

Siapa yang menyangka bahwa Allah tidak akan menolongnya di dunia dan akhirat, hendaklah ia merentangkan tali ke langit, kemudian hendaklah ia memutuskannya, lalu hendaklah ia memperhatikan: apakah tipu dayanya melenyapkan apa yang menggusarkannya?

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. مَنْ كَانَ يَظُنُّ أَنْ لَنْ يَنْصُرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِman kaana yazhunnu an lan yanshurahu llaahu fii d-dunyaa wa-l-aakhiratisiapa yang menyangka bahwa Allah tidak akan menolongnya di dunia dan akhirat
  2. فَلْيَمْدُدْ بِسَبَبٍ إِلَى السَّمَاءِ ثُمَّ لْيَقْطَعْfa-l-yamdud bi-sababin ilaa s-samaa'i tsumma l-yaqtha'hendaklah ia merentangkan tali ke langit, kemudian hendaklah ia memutuskannya
  3. فَلْيَنْظُرْ هَلْ يُذْهِبَنَّ كَيْدُهُ مَا يَغِيظُfa-l-yanzhur hal yudzhibanna kayduhu maa yaghiizhulalu hendaklah ia memperhatikan apakah tipu dayanya melenyapkan apa yang menggusarkannya

Terjemahan per kata (22 kata)

  1. مَنْmanorang yang
  2. كَانَkaanaadalah
  3. يَظُنُّyazhunnumengira
  4. أَنْanbahwa
  5. لَنْlantidak akan
  6. يَنْصُرَهُyanshurahumenolongnya
  7. اللَّهُllaahuAllah
  8. فِيfiidi
  9. الدُّنْيَاd-dunyaadunia
  10. وَالْآخِرَةِwa-l-aakhiratidan akhirat
  11. فَلْيَمْدُدْfa-l-yamdudmaka hendaklah ia merentangkan
  12. بِسَبَبٍbi-sababindengan tali
  13. إِلَىilaakepada
  14. السَّمَاءِs-samaa'ilangit
  15. ثُمَّtsummakemudian
  16. لْيَقْطَعْl-yaqtha'maka hendaklah ia memotong
  17. فَلْيَنْظُرْfa-l-yanzhurmaka hendaklah ia memperhatikan
  18. هَلْhalapakah
  19. يُذْهِبَنَّyudzhibannamelenyapkan
  20. كَيْدُهُkayduhutipu dayanya
  21. مَاmaaapa yang
  22. يَغِيظُyaghiizhumenjengkelkan

Inti bacaan

Tantangan retoris yang unik: jika menyangka Allah tidak akan menolong, silakan 'merentangkan tali ke langit, kemudian memutuskannya', sebuah gambaran metaforis yang mengundang refleksi tentang kesia-siaan usaha menghentikan pertolongan yang sudah ditetapkan.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini adalah citra yang sengaja enigmatik: teks tidak menjelaskan mekanisme atau tujuan persis dari merentangkan dan memutuskan tali ke langit; makna literalnya dipertahankan tanpa insersi penjelasan tambahan seperti 'untuk mencekik diri', sebuah tambahan yang tidak ada dasarnya di teks.

Tafsiran

Ayat yang penuh teka-teki ini tampaknya menantang siapa pun yang gusar dengan pertolongan Allah untuk mencoba jalan keluar sendiri lewat cara yang mustahil: sebuah tantangan retoris yang menunjukkan kesia-siaan usaha melawan ketetapan yang sudah pasti.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menjawab prasangka itu bukan dengan bantahan, melainkan dengan tantangan yang mustahil dikerjakan. Jawabannya berupa perbuatan, bukan alasan. Ada keberatan yang memang lebih cepat runtuh ketika orangnya disuruh mencoba sendiri.
  • Pertanyaan penutupnya apakah tipu dayanya melenyapkan apa yang menggusarkannya. Yang ditanyakan hasilnya. Kegusaran memang tidak hilang oleh usaha melawan sumbernya; ia hilang oleh berubahnya cara memandang sumbernya.
  • Merentangkan tali ke langit lalu memutuskannya dibiarkan tanpa penjelasan sedikit pun. Allah tidak merinci maksudnya. Sebuah gambaran yang tetap gelap sesudah dibaca berkali-kali kadang justru bekerja lebih lama di kepala daripada yang segera dimengerti.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-w-n, zh-n-n, n-s-r, a-l-h, d-n-w, a-kh-r, m-d-d, s-b-b, s-m-w, q-t-', n-zh-r, dz-h-b, k-y-d, gh-y-zh): yazhunnu diterjemahkan 'menyangka' (akar zh-n-n); yansurahu diterjemahkan 'menolongnya' (akar n-s-r); yamdud bi-sabab diterjemahkan 'merentangkan tali (sarana)' (akar m-d-d + akar s-b-b); yaqta' diterjemahkan 'memutuskan' (akar q-t-'); yudhhibanna kayduhu diterjemahkan 'tipu dayanya melenyapkan' (akar dz-h-b + akar k-y-d); yaghiizh diterjemahkan 'menggusarkan' (akar gh-y-zh). gloss '(Nabi Muhammad)/(rumahnya untuk mencekik lehernya)/(hatinya)' dibuang (terjemahan lain menyisipkan tafsir 'mencekik').