كُلَّمَا أَرَادُوا أَنْ يَخْرُجُوا مِنْهَا مِنْ غَمٍّ أُعِيدُوا فِيهَا وَذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ

Setiap kali mereka hendak keluar darinya karena derita, mereka dikembalikan ke dalamnya, “Rasakanlah azab yang membakar!”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. كُلَّمَا أَرَادُوا أَنْ يَخْرُجُوا مِنْهَا مِنْ غَمٍّkullamaa araaduu an yakhrujuu minhaa min ghamminsetiap kali mereka hendak keluar darinya karena derita
  2. أُعِيدُوا فِيهَا وَذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِu'iiduu fiihaa wa-dzuuquu 'adzaaba l-hariiqimereka dikembalikan ke dalamnya, rasakanlah azab yang membakar

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. كُلَّمَاkullamaasetiap kali
  2. أَرَادُواaraaduumereka menghendaki
  3. أَنْanuntuk
  4. يَخْرُجُواyakhrujuumereka keluar
  5. مِنْهَاminhaadarinya
  6. مِنْmindari
  7. غَمٍّghamminkesedihan
  8. أُعِيدُواu'iiduumereka dikembalikan
  9. فِيهَاfiihaake dalamnya
  10. وَذُوقُواwa-dzuuquudan rasakanlah kalian
  11. عَذَابَ'adzaabaazab
  12. الْحَرِيقِl-hariiqiapi yang membakar

Inti bacaan

Siklus keputusasaan yang digambarkan: setiap upaya keluar 'karena derita' berujung dikembalikan lagi, kondisi tanpa jalan keluar yang menegaskan finalitas konsekuensi bagi yang memilih jalan yang salah secara konsisten.

Penjelasan pilihan kata

'Membakar' (hariiq): kata yang sama dengan 22:9, kini menutup gambaran siksaan yang dimulai sejak ayat itu, menyatukan kedua bagian dengan kata yang identik.

Tafsiran

Ayat ini menutup gambaran siksaan dengan siklus tanpa akhir: usaha melarikan diri selalu dijawab dengan pengembalian paksa, sebuah gambaran keputusasaan total yang tidak menyisakan celah harapan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut setiap kali. Berulang. Usahanya tak dihentikan, cuma tak pernah berhasil.
  • Sebab mereka hendak keluar disebut derita. Bukan penyesalan. Yang menggerakkan rasa sakit, dan itu tak dihitung sebagai tobat.
  • Allah memakai kata membakar, sama dengan yang dipakai di awal rangkaian ini. Kata yang berulang. Gambarannya dibuka dan ditutup dengan kata yang sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-l-l, r-w-d, kh-r-j, gh-m-m, '-w-d, dz-w-q, '-dz-b, h-r-q): araaduu an yakhrujuu diterjemahkan 'hendak keluar' (akar r-w-d + akar kh-r-j); ghamm diterjemahkan 'derita'; u'iiduu diterjemahkan 'dikembalikan' (akar '-w-d); dhuuquu diterjemahkan 'rasakanlah' (akar dz-w-q); hariiq diterjemahkan 'yang membakar' (akar h-r-q). gloss '(neraka)/(Kepada mereka dikatakan,)' dibuang.