إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَالْمَسْجِدِ الْحَرَامِ الَّذِي جَعَلْنَاهُ لِلنَّاسِ سَوَاءً الْعَاكِفُ فِيهِ وَالْبَادِ ۚ وَمَنْ يُرِدْ فِيهِ بِإِلْحَادٍ بِظُلْمٍ نُذِقْهُ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ
Sesungguhnya orang-orang yang kufur dan menghalangi dari jalan Allah dan Masjidilharam yang telah Kami jadikan untuk manusia , sama antara yang bermukim di sana dan yang datang dari luar , dan siapa yang di dalamnya bermaksud menyimpang secara zalim, Kami cicipkan kepadanya sebagian azab yang pedih.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِinna lladziina kafaruu wa-yashudduuna 'an sabiili llaahisesungguhnya orang-orang yang kufur dan menghalangi dari jalan Allah
- وَالْمَسْجِدِ الْحَرَامِ الَّذِي جَعَلْنَاهُ لِلنَّاسِwa-l-masjidi l-haraami lladzii ja'alnaahu li-n-naasidan Masjidilharam yang telah Kami jadikan untuk manusia
- سَوَاءً الْعَاكِفُ فِيهِ وَالْبَادِsawaa'an al-'aakifu fiihi wa-l-baadisama antara yang bermukim di sana dan yang datang dari luar
- وَمَنْ يُرِدْ فِيهِ بِإِلْحَادٍ بِظُلْمٍwa-man yurid fiihi bi-ilhaadin bi-zhulmindan siapa yang di dalamnya bermaksud menyimpang secara zalim
- نُذِقْهُ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍnudziqhu min 'adzaabin aliiminKami cicipkan kepadanya sebagian azab yang pedih
Terjemahan per kata (25 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- وَيَصُدُّونَwa-yashudduunadan mereka menghalangi
- عَنْ'andari
- سَبِيلِsabiilijalan
- اللَّهِllaahiAllah
- وَالْمَسْجِدِwa-l-masjididan Masjid
- الْحَرَامِl-haraamiHaram
- الَّذِيlladziiyang
- جَعَلْنَاهُja'alnaahuKami menjadikannya
- لِلنَّاسِli-n-naasikepada manusia
- سَوَاءًsawaa'ansama
- الْعَاكِفُal-'aakifuyang bermukim
- فِيهِfiihidi dalamnya
- وَالْبَادِwa-l-baadidan pendatang
- وَمَنْwa-mandan orang yang
- يُرِدْyuridmenghendaki
- فِيهِfiihidi dalamnya
- بِإِلْحَادٍbi-ilhaadindengan menyimpang
- بِظُلْمٍbi-zhulmindengan kezaliman
- نُذِقْهُnudziqhuKami mencicipkan kepadanya
- مِنْmindari
- عَذَابٍ'adzaabinazab
- أَلِيمٍaliiminyang pedih
Inti bacaan
Prinsip kesetaraan penting: Masjidilharam dijadikan 'untuk manusia, sama antara yang bermukim di sana dan yang datang dari luar', akses terhadap tempat suci tidak membedakan status penduduk asli atau pendatang, sebuah kesetaraan yang ditegaskan eksplisit.
Penjelasan pilihan kata
'Sama antara yang bermukim dan yang datang dari luar' menegaskan status Masjidilharam sebagai tempat yang setara aksesnya bagi siapa pun, tanpa membedakan penduduk asli dan pendatang.
Tafsiran
Ayat ini membuka bagian baru surah dengan peringatan tegas tentang dua pelanggaran serius: menghalangi orang dari jalan Allah, dan menyimpang secara zalim di tempat yang seharusnya suci dan terbuka bagi semua.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Masjidilharam Dia jadikan untuk manusia. Bukan untuk penduduknya. Kepemilikan tempat itu diletakkan pada golongan yang paling luas.
- Allah menegaskan sama antara yang bermukim di sana dan yang datang dari luar. Tanpa kelebihan. Yang tinggal dekat tak punya hak lebih atas tempat itu.
- Allah menyebut siapa yang hendak menyimpang dengan zalim di sana akan Dia rasakan azab yang pedih. Kata hendak dipakai. Niat pun sudah dihitung di tempat itu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-f-r, s-d-d, s-b-l, a-l-h, s-j-d, h-r-m, j-'-l, n-w-s, s-w-y, '-k-f, b-d-w, r-w-d, l-h-d, zh-l-m, dz-w-q, '-dz-b, a-l-m): yasudduuna diterjemahkan 'menghalangi' (akar s-d-d); al-masjid al-haraam diterjemahkan 'Masjidilharam' (akar s-j-d + akar h-r-m); sawaa'an al-'aakif wa l-baad diterjemahkan 'sama yang bermukim dan yang datang' (akar s-w-y + akar '-k-f + akar b-d-w); ilhaad diterjemahkan 'penyimpangan' (akar l-h-d); nudhiqhu diterjemahkan 'Kami cicipkan' (akar dz-w-q). gloss '(manusia)/(terbuka)/(akan mendapatkan siksa…)' dibuang.