إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَالْمَسْجِدِ الْحَرَامِ الَّذِي جَعَلْنَاهُ لِلنَّاسِ سَوَاءً الْعَاكِفُ فِيهِ وَالْبَادِ ۚ وَمَنْ يُرِدْ فِيهِ بِإِلْحَادٍ بِظُلْمٍ نُذِقْهُ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ

Sesungguhnya orang-orang yang kufur dan menghalangi dari jalan Allah dan Masjidilharam yang telah Kami jadikan untuk manusia , sama antara yang bermukim di sana dan yang datang dari luar , dan siapa yang di dalamnya bermaksud menyimpang secara zalim, Kami cicipkan kepadanya sebagian azab yang pedih.

Terjemahan bertahap (5 jeda)
  1. إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِinna lladziina kafaruu wa-yasudduuna an sabiili llaahisesungguhnya orang-orang yang kufur dan menghalangi dari jalan Allah
  2. وَالْمَسْجِدِ الْحَرَامِ الَّذِي جَعَلْنَاهُ لِلنَّاسِwa-l-masjidi l-haraami lladzii ja'alnaahu li-n-naasidan Masjidilharam yang telah Kami jadikan untuk manusia
  3. سَوَاءً الْعَاكِفُ فِيهِ وَالْبَادِsawaa'an al-aakifu fiihi wa-l-baadisama antara yang bermukim di sana dan yang datang dari luar
  4. وَمَنْ يُرِدْ فِيهِ بِإِلْحَادٍ بِظُلْمٍwa-man yurid fiihi bi-ilhaadin bi-zhulmindan siapa yang di dalamnya bermaksud menyimpang secara zalim
  5. نُذِقْهُ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍnudziqhu min adzaabin aliiminKami cicipkan kepadanya sebagian azab yang pedih
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar k-f-r, s-d-d, s-b-l, a-l-h, s-j-d, h-r-m, j-'-l, n-w-s, s-w-y, '-k-f, b-d-w, r-w-d, l-h-d, zh-l-m, dz-w-q, '-dz-b, a-l-m): yasudduuna diterjemahkan 'menghalangi' (akar s-d-d); al-masjid al-haraam diterjemahkan 'Masjidilharam' (akar s-j-d + akar h-r-m); sawaa'an al-'aakif wa l-baad diterjemahkan 'sama yang bermukim dan yang datang' (akar s-w-y + akar '-k-f + akar b-d-w); ilhaad diterjemahkan 'penyimpangan' (akar l-h-d); nudhiqhu diterjemahkan 'Kami cicipkan' (akar dz-w-q). gloss '(manusia)/(terbuka)/(akan mendapatkan siksa…)' dibuang.

Aplikasi

Prinsip kesetaraan penting: Masjidilharam dijadikan 'untuk manusia, sama antara yang bermukim di sana dan yang datang dari luar', akses terhadap tempat suci tidak membedakan status penduduk asli atau pendatang, sebuah kesetaraan yang ditegaskan eksplisit.