وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ
Dan serulah manusia untuk haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta kurus yang datang dari segenap celah gunung yang jauh.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّwa-adzdzin fii n-naasi bi-l-hajjidan serulah manusia untuk haji
- يَأْتُوكَ رِجَالًاya'tuuka rijaalanniscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki
- وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍwa-'alaa kulli dhaamirin ya'tiina min kulli fajjin 'amiiqindan mengendarai unta kurus yang datang dari segenap celah gunung yang jauh
Terjemahan per kata (14 kata)
- وَأَذِّنْwa-adzdzindan serukanlah
- فِيfiikepada
- النَّاسِn-naasimanusia
- بِالْحَجِّbi-l-hajjiuntuk haji
- يَأْتُوكَya'tuukamereka mendatangimu
- رِجَالًاrijaalanpara lelaki
- وَعَلَىٰwa-'alaadan atas
- كُلِّkullisegala
- ضَامِرٍdhaamirinunta kurus
- يَأْتِينَya'tiinamereka melakukan
- مِنْmindari
- كُلِّkullisegala
- فَجٍّfajjinjalan
- عَمِيقٍ'amiiqinyang jauh
Inti bacaan
Seruan haji yang inklusif: manusia akan datang 'dengan berjalan kaki dan mengendarai unta kurus. dari segenap penjuru yang jauh', undangan yang menjangkau siapa pun, terlepas dari kemampuan finansial (berjalan kaki vs. berkendara) atau jarak geografis.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini melanjutkan langsung perintah kepada Ibrahim dari 22:26: teks tidak mengulang nama 'Ibrahim' di ayat ini sendiri, kesinambungan penerima perintah dipahami dari konteks kalimat sebelumnya.
Tafsiran
Ayat ini memerintahkan seruan haji yang akan menjangkau jauh: gambaran orang-orang datang berjalan kaki maupun menunggangi kendaraan dari tempat yang sangat jauh menandai skala respons yang dibayangkan sejak awal seruan ini disampaikan.
Renungan dan Hikmah
- Allah memerintahkan menyeru manusia untuk haji. Bukan mendatangkan mereka. Yang diperintahkan seruannya, dan kedatangannya dijanjikan-Nya sendiri.
- Allah menyebut dua cara mereka tiba, dan yang lebih payah disebut lebih dahulu. Bukan sebaliknya. Yang paling sedikit bekalnya justru diletakkan di depan barisan.
- Allah menjanjikan seruan satu orang menjangkau jarak yang tak terbayang olehnya. Ia hanya diminta bersuara. Sampainya bukan bagian dari tugas yang diberikan kepadanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
**SERUAN, hanya hajj, tak pernah *'umrah*** (HJJ): wa-adhdhin fii n-naasi bi-l-hajj, diserukan kepada seluruh manusia. Bersama 3:97 (kewajiban) & 2:189/2:197 (waktu), ini bagian dari asimetri: 'umrah tak pernah jadi objek seruan maupun kewajiban tersendiri, dan **tak pernah muncul tanpa *hajj*** (0 ayat; corpus Leeds 0.4, dicek). fajjin amiiq ('celah gunung yang dalam') = salah satu data medan di ⟶: gloss '(mengerjakan)' dibuang.