وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُمْ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ ۖ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا صَوَافَّ ۖ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرْنَاهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Unta-unta itu Kami jadikan untuk kalian sebagai bagian dari syiar Allah. Bagi kalian terdapat kebaikan padanya. Maka sebutlah nama Allah atasnya dalam keadaan berbaris berdiri. Apabila telah rebah lambungnya, makanlah sebagiannya, dan berilah makan orang yang merasa cukup dan orang yang meminta-minta. Demikianlah Kami telah menundukkannya untuk kalian agar kalian bersyukur.
Terjemahan bertahap (6 jeda)
- وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُمْ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِwa-l-budna ja'alnaahaa lakum min sya'aa'iri llaahiunta-unta itu Kami jadikan untuk kalian sebagai bagian dari syiar Allah
- لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌlakum fiihaa khayrunbagi kalian terdapat kebaikan padanya
- فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا صَوَافَّfa-dzkuruu sma llaahi 'alayhaa shawaaffamaka sebutlah nama Allah atasnya dalam keadaan berbaris berdiri
- فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا مِنْهَاfa-idzaa wajabat junuubuhaa fa-kuluu minhaaapabila telah rebah lambungnya, makanlah sebagiannya
- وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّwa-ath'imuu l-qaani'a wa-l-mu'tarradan berilah makan orang yang merasa cukup dan orang yang meminta-minta
- كَذَٰلِكَ سَخَّرْنَاهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَka-dzaalika sakhkharnaahaa lakum la'allakum tasykuruunademikianlah Kami telah menundukkannya untuk kalian agar kalian bersyukur
Terjemahan per kata (27 kata)
- وَالْبُدْنَwa-l-budnadan unta kurban
- جَعَلْنَاهَاja'alnaahaaKami menjadikannya
- لَكُمْlakumbagi kalian
- مِنْmindari
- شَعَائِرِsya'aa'irisyiar-syiar
- اللَّهِllaahiAllah
- لَكُمْlakumbagi kalian
- فِيهَاfiihaapadanya
- خَيْرٌkhayrunlebih baik
- فَاذْكُرُواfa-dzkuruumaka sebutlah kalian
- اسْمَsmanama
- اللَّهِllaahiAllah
- عَلَيْهَا'alayhaaatasnya
- صَوَافَّshawaaffaberbaris
- فَإِذَاfa-idzaamaka apabila
- وَجَبَتْwajabattelah rebah
- جُنُوبُهَاjunuubuhaalambungnya
- فَكُلُواfa-kuluumaka makanlah kalian
- مِنْهَاminhaadarinya
- وَأَطْعِمُواwa-ath'imuudan berilah makan kalian
- الْقَانِعَl-qaani'aorang yang merasa cukup
- وَالْمُعْتَرَّwa-l-mu'tarradan orang yang meminta
- كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
- سَخَّرْنَاهَاsakhkharnaahaaKami menundukkannya
- لَكُمْlakumbagi kalian
- لَعَلَّكُمْla'allakumagar kalian
- تَشْكُرُونَtasykuruunabersyukur
Inti bacaan
Instruksi penyembelihan hewan kurban disertai kepedulian sosial eksplisit: 'berilah makan orang yang merasa cukup. dan orang yang meminta-minta', ritual keagamaan langsung terhubung dengan distribusi kepada yang membutuhkan, baik yang malu meminta maupun yang terbuka meminta.
Penjelasan pilihan kata
'Syiar Allah': teks tidak mengandung akar kata 'agama' (diin) di ayat ini; insersi 'syiar agama Allah' yang kadang ditambahkan bukan bagian dari teks Arab, tidak dipakai. 'Berbaris berdiri' (sawaaffa) dan 'lambungnya rebah' (wajabat junuubuhaa) dipertahankan literal tanpa merinci detail teknis prosesi penyembelihan yang tidak dinyatakan eksplisit oleh ayat ini.
Tafsiran
Ayat ini merinci tata cara penyembelihan unta sebagai bagian dari syiar, disebut nama Allah saat masih berdiri, lalu setelah rebah, dagingnya dibagikan kepada dua golongan: yang tidak meminta dan yang meminta, sebuah instruksi yang menyeimbangkan ritual dengan distribusi yang adil.
Renungan dan Hikmah
- Allah memerintahkan nama-Nya disebut ketika hewan itu masih berbaris berdiri, bukan sesudah rebah. Penyebutan itu mendahului tindakannya. Yang membedakan sebuah perbuatan dari perbuatan yang sama persis tanpa penyebutan itu terjadi sebelum tangannya bergerak.
- Yang disebut Allah dua: yang tidak meminta dan yang meminta. Keduanya diberi. Orang yang menahan diri dari meminta biasanya paling mudah terlewat dalam pembagian mana pun, dan penyebutan terpisah itu memastikan ia tidak terlewat.
- Sebelum tata caranya dirinci, disebut lebih dulu bahwa pada hewan itu ada kebaikan bagi mereka. Yang diperintahkan bukan penyerahan yang merugikan. Perintah yang menyebutkan keuntungan pelakunya sendiri di kalimat pembuka berdiri di tempat yang berbeda dari perintah yang cuma menuntut.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
tambahan terjemahan lain 'syiar AGAMA Allah' diterjemahkan 'syiar Allah' (sha'aa'iri llaahi; corpus: tak ada akar d-y-n di ayat ini, 'agama' murni tambahan; pola sapuan 7-entri). Lem catatan kaki 504/505 dibuang; kamu/…-mu diterjemahkan kalian (2MP). Konvensi shkr: manusia diterjemahkan 'bersyukur' (tanpa penanda intensitas; contoh serupa ghaffaar), Allah diterjemahkan 'mengganjar'/'pengganjar' (6 ayat, SEMUA indefinit diterjemahkan kecil tanpa 'Maha'), masykuur diterjemahkan 'diganjar'. Pembeda: 76:22 jazaa'≠mashkuur sesisian; 'menerima' milik akar q-b-l, 'menyambut' milik akar t-w-b; antonim kufr (76:3, 14:7, 27:40). Antonim resmi kufr ('contr. of kufraan') = menutupi (nikmat).