إِنَّ اللَّهَ يُدَافِعُ عَنِ الَّذِينَ آمَنُوا ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍ كَفُورٍ
Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah tidak mencintai setiap orang yang sangat khianat lagi sangat kufur.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّ اللَّهَ يُدَافِعُ عَنِ الَّذِينَ آمَنُواinna llaaha yudaafi'u 'ani lladziina aamanuusesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman
- إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍ كَفُورٍinna llaaha laa yuhibbu kulla khawwaanin kafuurinsesungguhnya Allah tidak mencintai setiap orang yang sangat khianat lagi sangat kufur
Terjemahan per kata (13 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- يُدَافِعُyudaafi'umembela
- عَنِ'anidari
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- لَاlaatidak
- يُحِبُّyuhibbumencintai
- كُلَّkullasetiap
- خَوَّانٍkhawwaaninyang sangat berkhianat
- كَفُورٍkafuurinyang sangat ingkar
Inti bacaan
Janji perlindungan: 'Allah membela orang-orang yang beriman' dipasangkan dengan penolakan terhadap 'setiap orang yang sangat khianat lagi sangat kufur', pembelaan diberikan secara proporsional, terkait dengan integritas karakter yang dijaga.
Penjelasan pilihan kata
'Tidak mencintai' (laa yuhibbu): negasi yang dipertahankan tegas sesuai konvensi seluruh teks, tanpa dilunakkan menjadi 'tidak menyukai'.
Tafsiran
Ayat ini membuka bagian baru dengan penegasan pembelaan Allah bagi orang beriman: sebuah pernyataan yang mempersiapkan izin berperang yang akan segera diberikan di ayat berikutnya sebagai salah satu bentuk pembelaan itu.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Dia yang membela. Bukan menolong. Kata yang dipakai tentang berdiri di pihak seseorang.
- Dua sifat yang ditolak disebut dalam bentuk berlebih: sangat khianat lagi sangat kufur. Bukan sekadar khianat. Yang ditolak yang sudah menjadi tabiat.
- Allah menaruh ayat ini tepat sebelum izin berperang. Satu ayat sebelumnya. Pembelaan disebut lebih dahulu, caranya menyusul.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji pemakaian diteruskan. h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).