وَأَصْحَابُ مَدْيَنَ ۖ وَكُذِّبَ مُوسَىٰ فَأَمْلَيْتُ لِلْكَافِرِينَ ثُمَّ أَخَذْتُهُمْ ۖ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِ

dan penduduk Madyan; dan Musa pun telah didustakan. Maka Aku beri tenggang kepada orang-orang kafir, kemudian Aku renggut mereka; maka betapa dahsyat pengingkaran-Ku!

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. وَأَصْحَابُ مَدْيَنَwa-ashaabu madyanadan penduduk Madyan
  2. وَكُذِّبَ مُوسَىٰwa-kudzdziba muusaadan Musa pun telah didustakan
  3. فَأَمْلَيْتُ لِلْكَافِرِينَ ثُمَّ أَخَذْتُهُمْfa-amlaytu li-l-kaafiriina tsumma akhadztuhummaka Aku beri tenggang kepada orang-orang kafir, kemudian Aku renggut mereka
  4. فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِfa-kayfa kaana nakiirimaka betapa dahsyat pengingkaran-Ku
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar s-h-b, k-dz-b, m-l-w, k-f-r, a-kh-dz, k-y-f, k-w-n, n-k-r): kudhdhiba diterjemahkan 'didustakan' (akar k-dz-b); amlaytu diterjemahkan 'Aku beri tenggang' (akar m-l-w); akhadhtuhum diterjemahkan 'Aku renggut (siksa) mereka' (akar '-kh-dz); nakiir diterjemahkan 'pengingkaran (kecaman)-Ku' (akar n-k-r). gloss '(Begitu juga)/(juga)/(terhadap sikap mereka)' dibuang.

Aplikasi

Pola penting terungkap: 'Aku beri tenggang kepada orang-orang kafir, kemudian Aku renggut mereka', kesabaran dalam memberi waktu diikuti konsekuensi yang tegas pada akhirnya, sebuah keseimbangan antara kesabaran dan keadilan.