وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِالْعَذَابِ وَلَنْ يُخْلِفَ اللَّهُ وَعْدَهُ ۚ وَإِنَّ يَوْمًا عِنْدَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ

Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah tidak akan menyalahi janji-Nya; dan sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu seperti seribu tahun menurut perhitungan kalian.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِالْعَذَابِwa-yasta'jiluunaka bi-l-'adzaabidan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan
  2. وَلَنْ يُخْلِفَ اللَّهُ وَعْدَهُwa-lan yukhlifa llaahu wa'dahupadahal Allah tidak akan menyalahi janji-Nya
  3. وَإِنَّ يَوْمًا عِنْدَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَwa-inna yawman 'inda rabbika ka-alfi sanatin mimmaa ta'udduunadan sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu seperti seribu tahun menurut perhitungan kalian

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. وَيَسْتَعْجِلُونَكَwa-yasta'jiluunakadan mereka meminta engkau menyegerakan
  2. بِالْعَذَابِbi-l-'adzaabidengan azab
  3. وَلَنْwa-landan tidak akan
  4. يُخْلِفَyukhlifamengingkari
  5. اللَّهُllaahuAllah
  6. وَعْدَهُwa'dahujanji-Nya
  7. وَإِنَّwa-innadan sungguh
  8. يَوْمًاyawmansuatu hari
  9. عِنْدَ'indadi sisi
  10. رَبِّكَrabbikaTuhanmu
  11. كَأَلْفِka-alfiseperti seribu
  12. سَنَةٍsanatintahun
  13. مِمَّاmimmaadari apa yang
  14. تَعُدُّونَta'udduunakalian hitung

Inti bacaan

Perspektif waktu yang berbeda: 'sehari di sisi Tuhanmu seperti seribu tahun menurut perhitungan kalian', permintaan mempercepat konsekuensi menunjukkan kesalahpahaman tentang skala waktu yang jauh berbeda dari perspektif manusia.

Penjelasan pilihan kata

'Seribu tahun menurut perhitungan kalian': perbandingan skala waktu yang menegaskan perbedaan mendasar antara persepsi waktu manusia dan skala yang berlaku di sisi Allah.

Tafsiran

Ayat ini menjawab permintaan penyegeraan azab dengan mengoreksi kerangka berpikir tentang waktu itu sendiri: apa yang tampak lambat bagi manusia tidak berarti Allah menyalahi janji, karena skala waktu-Nya sama sekali berbeda.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menjawab desakan itu dengan menerangkan takaran hari. Bukan dengan ancaman. Yang diluruskan alat ukurnya, bukan sikap yang mendesak.
  • Sehari di sisi-Nya disandingkan dengan seribu tahun. Dua timbangan dipertemukan dalam satu kalimat. Ujung ayatnya menandai timbangan siapa yang selama ini dipakai menilai.
  • Allah menyisipkan Dia tak menyalahi janji-Nya di tengah kalimat. Sebelum bicara waktu. Lambatnya kedatangan tak pernah berarti janjinya ditarik.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar '-j-l, '-dz-b, kh-l-f, a-l-h, w-'-d, y-w-m, '-n-d, r-b-b, a-l-f, s-n-w, '-d-d): yasta'jiluunaka diterjemahkan 'meminta kau menyegerakan' (akar '-j-l); lan yukhlifa wa'dahu diterjemahkan 'tidak menyalahi janji-Nya' (akar kh-l-f + akar w-'-d); alf sanah diterjemahkan 'seribu tahun' (akar '-l-f + akar s-n-w); ta'udduun diterjemahkan 'kalian hitung' (akar '-d-d). gloss '(kaum musyrik Makkah)/(Nabi Muhammad)' dibuang.