الْمُلْكُ يَوْمَئِذٍ لِلَّهِ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ ۚ فَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ

Segala kekuasaan pada hari itu hanya milik Allah. Dia memberi keputusan di antara mereka. Orang-orang yang beriman dan beramal saleh berada di dalam taman-taman Na'im.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. الْمُلْكُ يَوْمَئِذٍ لِلَّهِal-mulku yawma'idzin li-llaahisegala kekuasaan pada hari itu hanya milik Allah
  2. يَحْكُمُ بَيْنَهُمْyahkumu baynahumDia memberi keputusan di antara mereka
  3. فَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِfa-lladziina aamanuu wa-'amiluu sh-shaalihaati fii jannaati n-na'iimiorang-orang yang beriman dan beramal saleh berada di dalam taman-taman Na'im

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. الْمُلْكُal-mulkukerajaan
  2. يَوْمَئِذٍyawma'idzinpada hari itu
  3. لِلَّهِli-llaahibagi Allah
  4. يَحْكُمُyahkumumemutuskan
  5. بَيْنَهُمْbaynahumdi antara mereka
  6. فَالَّذِينَfa-lladziinamaka orang-orang yang
  7. آمَنُواaamanuuberiman
  8. وَعَمِلُواwa-'amiluudan beramal
  9. الصَّالِحَاتِsh-shaalihaatikebajikan
  10. فِيfiipada
  11. جَنَّاتِjannaatitaman-taman
  12. النَّعِيمِn-na'iimikenikmatan

Inti bacaan

Momen final digambarkan sederhana: 'Segala kekuasaan pada hari itu hanya milik Allah. Dia memberi keputusan', otoritas final yang tidak terbagi, menyingkap kesia-siaan setiap klaim kekuasaan duniawi yang bersifat sementara.

Penjelasan pilihan kata

'Na'im' dipertahankan sebagai nama tanpa tambahan penjelas seperti 'yang penuh kenikmatan', sebuah rincian yang tidak diperlukan karena maknanya sudah tersirat dari konteks surga itu sendiri.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan kembali otoritas tunggal Allah pada Hari Kiamat, sebelum menyebutkan nasib baik bagi yang beriman dan beramal saleh sebagai hasil dari keputusan itu.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut kekuasaan hari itu hanya milik-Nya. Tanpa dibagi. Yang selama ini terbagi-bagi berkumpul di satu tangan.
  • Kalimat keduanya pendek: Dia memberi keputusan di antara mereka. Tanpa uraian. Yang paling ditunggu diucapkan sesingkat itu.
  • Allah menyebut nama tempatnya Na'im. Bukan sifatnya. Yang dijanjikan diberi nama, dan nama itu dibiarkan tanpa keterangan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: tidak menyentuh kata kunci akar (hukm/hikmah/verba mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:5712:4012:67 tiga terjemahan).