لَيُدْخِلَنَّهُمْ مُدْخَلًا يَرْضَوْنَهُ ۗ وَإِنَّ اللَّهَ لَعَلِيمٌ حَلِيمٌ
Sungguh, Dia pasti akan memasukkan mereka ke tempat masuk yang mereka sukai. Sesungguhnya Allah benar-benar berilmu lagi penahan murka.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لَيُدْخِلَنَّهُمْ مُدْخَلًا يَرْضَوْنَهُla-yudkhilannahum mudkhalan yardhawnahusungguh Dia pasti akan memasukkan mereka ke tempat masuk yang mereka sukai
- وَإِنَّ اللَّهَ لَعَلِيمٌ حَلِيمٌwa-inna llaaha la-'aliimun haliimunsesungguhnya Allah benar-benar berilmu lagi penahan murka
Terjemahan per kata (7 kata)
- لَيُدْخِلَنَّهُمْla-yudkhilannahumsungguh Dia akan memasukkan mereka
- مُدْخَلًاmudkhalantempat masuk
- يَرْضَوْنَهُyardhawnahumereka meridainya
- وَإِنَّwa-innadan sungguh
- اللَّهَllaahaAllah
- لَعَلِيمٌla-'aliimunbenar-benar berilmu
- حَلِيمٌhaliimunpenyantun
Inti bacaan
Jaminan penuh: dimasukkan 'ke tempat masuk yang mereka sukai', hasil akhir yang sesuai dengan harapan mereka sendiri, disertai sifat 'berilmu lagi penahan murka' yang menegaskan keadilan yang bijaksana.
Penjelasan pilihan kata
'Penahan murka' (haliim): menandai kesabaran menahan kemarahan meski memiliki kemampuan penuh untuk menghukum segera, dipertahankan tanpa 'Maha' konsisten dengan gelar takrif/indefinit lain di teks ini.
Tafsiran
Ayat ini menutup janji bagi yang berhijrah dengan jaminan tempat yang mereka sukai sendiri, disertai penegasan dua sifat Allah yang relevan: pengetahuan penuh dan kesabaran menahan murka meski berhak menghukum.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut tempatnya yang mereka sukai. Bukan yang pantas. Ukurannya diambil dari keinginan mereka sendiri.
- Dua sifat menutup ayat: berilmu lagi penahan murka. Berpasangan. Yang mengetahui semuanya justru yang paling menahan diri.
- Allah menaruh janji ini bagi mereka yang berhijrah. Yang kehilangan tempat. Yang meninggalkan rumahnya dijanjikan tempat pilihannya sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(atau varian, LIMA terjemahan utk satu lema: Maha Penyantun/penyantun/sangat penyantun/sangat lembut/sangat santun). Dua cacat: (a) 'Maha'+kapital tanpa dasar, corpus INDEFINIT; (b) 'penyantun' salah kata: KBBI VI, nomina 'penyantun' = 'orang sopan/suka menaruh belas kasihan/suka menolong/dewan pelindung', makna 'sabar dan tenang' (yang ada di adjektiva santun¹) HILANG pada turunannya, jebakan derivasi persis 'welas asih'; indra belas-kasihan/ menolong juga menabrak wilayah ra'uuf ('iba'). terjemahan ini: 'penahan murka'. haliim dipakai utk MANUSIA 4× (Ibrahim 9:114 & 11:75; anak/ Ismail 37:101 'ghulaamin haliim'; Syu'aib 11:87) diterjemahkan SIFAT, bukan nama (pola rahiim/ ra'uuf). sebagian penerjemah 'clement' 15/15. hilm ≠ sabr (menahan-balasan vs menanggung-derita) ≠ ra'fah (perasaan iba) ≠ santun (adab). Rumus: ghafuurun haliim 6×; aliimun haliim 3×. Corpus: haliim INDEFINIT di ayat ini (14/15 kemunculan indefinit, termasuk SEMUA yang tentang Allah). Konteks pengunci: 2:225 (tak menghukum keseleo sumpah), 35:41 (MENAHAN langit-bumi agar tak lenyap).