ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ هُوَ الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ

Hal itu karena Allah, Dialah Yang Nyata, dan apa saja yang mereka seru selain Dia itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dialah Sang Tinggi lagi Sang Besar.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّdzaalika bi-anna llaaha huwa l-haqquhal itu karena Allah, Dialah Yang Nyata
  2. وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ هُوَ الْبَاطِلُwa-anna maa yad'uuna min duunihi huwa l-baathiludan apa saja yang mereka seru selain Dia itulah yang batil
  3. وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُwa-anna llaaha huwa l-'aliyyu l-kabiirudan sesungguhnya Allah, Dialah Sang Tinggi lagi Sang Besar

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  2. بِأَنَّbi-annakarena
  3. اللَّهَllaahaAllah
  4. هُوَhuwaDia
  5. الْحَقُّl-haqqukebenaran
  6. وَأَنَّwa-annadan bahwa
  7. مَاmaaapa yang
  8. يَدْعُونَyad'uunamereka menyeru
  9. مِنْmindari
  10. دُونِهِduunihiselain-Nya
  11. هُوَhuwaDia
  12. الْبَاطِلُl-baathilukebatilan
  13. وَأَنَّwa-annadan bahwa
  14. اللَّهَllaahaAllah
  15. هُوَhuwaDia
  16. الْعَلِيُّl-'aliyyuMahatinggi
  17. الْكَبِيرُl-kabiiruMahabesar

Inti bacaan

Definisi tegas: 'Allah, Dialah Yang Nyata dan apa saja yang mereka seru selain Dia itulah yang batil', perbandingan yang jelas antara kebenaran yang solid dan kepalsuan yang rapuh, tanpa area abu-abu di antaranya.

Penjelasan pilihan kata

'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (al-aliyyu l-kabiir): formula gelar takrif yang sama persis dengan 13:9, dipertahankan konsisten tanpa 'Maha'.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan kontras mendasar antara kenyataan Allah dan kebatilan apa pun yang diseru selain-Nya: sebuah kesimpulan yang mengalir langsung dari argumen keteraturan alam di ayat sebelumnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyandingkan Yang Nyata dengan yang batil. Dua ujung. Perbandingannya tak menyisakan ruang di antara keduanya.
  • Yang disebut apa saja yang mereka seru selain Dia. Tanpa pengecualian. Daftarnya tak perlu dirinci karena semuanya masuk.
  • Allah menutup dengan Sang Tinggi lagi Sang Besar. Sesudah menyebut yang batil. Perbandingannya diakhiri dengan menyebut jarak, bukan benar-salah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif. ⟶ sebutan al-haqq diterjemahkan 'Yang Nyata'. BUKTI INTERNAL DI AYAT INI SENDIRI: teks mendefinisikannya lewat ANTONIM, al-haqq (Allah) dikontraskan langsung dgn al-baatil ('apa yang mereka seru selain Dia adalah yang batil'; corpus ayat ini memuat akar h-q-q DAN akar b-t-l). Dari 6 ayat sebutan, hanya 22:62 & 31:30 yang memuat pasangan antonim ini, jadi keduanya ayat-jangkar makna 'nyata/real' (lawan batil/sia-sia), bukan 'benar' moral. 240+ haqq lain (hak/benar/adverbial/verba) BELUM dikonvensikan.