اللَّهُ يَصْطَفِي مِنَ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا وَمِنَ النَّاسِ ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ

Allah memilih para utusan dari malaikat dan manusia. Sesungguhnya Allah mendengar lagi melihat.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. اللَّهُ يَصْطَفِي مِنَ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا وَمِنَ النَّاسِallaahu yashthafii mina l-malaa'ikati rusulan wa-mina n-naasiAllah memilih para utusan dari malaikat dan manusia
  2. إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌinna llaaha samii'un bashiirunsesungguhnya Allah mendengar lagi melihat

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. اللَّهُallaahuAllah
  2. يَصْطَفِيyashthafiimemilih
  3. مِنَminadari
  4. الْمَلَائِكَةِl-malaa'ikatipara malaikat itu
  5. رُسُلًاrusulanpara rasul
  6. وَمِنَwa-minadan dari
  7. النَّاسِn-naasimanusia
  8. إِنَّinnasesungguhnya
  9. اللَّهَllaahaAllah
  10. سَمِيعٌsamii'unmendengar
  11. بَصِيرٌbashiirunmelihat

Inti bacaan

Prinsip pemilihan yang universal: para utusan dipilih 'dari malaikat dan manusia', kapasitas menjadi pembawa pesan tidak terbatas pada satu jenis makhluk, menunjukkan fleksibilitas dalam cara komunikasi ilahi disampaikan.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini menyebut dua sumber utusan (malaikat dan manusia), tanpa merinci lebih jauh proses pemilihannya.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan otoritas penuh Allah dalam memilih siapa pun yang menjadi utusan-Nya, baik dari kalangan malaikat maupun manusia, disertai jaminan bahwa pemilihan itu didasari pengetahuan yang menyeluruh.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Dia memilih utusan dari malaikat dan manusia. Dua-duanya. Pembawa pesannya tak dibatasi pada satu jenis.
  • Kata yang dipakai memilih. Bukan mengangkat. Yang menentukan Dia, dan yang dipilih tak mengajukan diri.
  • Allah menutup dengan Dia mendengar lagi melihat. Sesudah bicara pemilihan. Yang memilih disebut juga yang menyaksikan, dan itu menjawab kenapa pilihannya begitu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

sebutan diterjemahkan 'mendengar'/'melihat' per takrif corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.