وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ

orang-orang yang memberikan zakat,

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَwa-lladziina hum li-z-zakaati faa'iluunadan orang-orang yang memberikan zakat

Terjemahan per kata (4 kata)

  1. وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
  2. هُمْhummereka
  3. لِلزَّكَاةِli-z-zakaatiuntuk zakat
  4. فَاعِلُونَfaa'iluunaorang-orang yang melakukan

Inti bacaan

Kriteria ketiga: memberikan zakat, kepedulian ekonomi yang konkret dan terukur sebagai bagian integral dari profil orang beriman yang sukses.

Penjelasan pilihan kata

'Memberikan' dipilih daripada 'menunaikan' karena kata kerja yang berkaitan (faa'iluun, 'pelaku/pemberi') lebih dekat maknanya dengan tindakan memberi.

Tafsiran

Kualitas ketiga ini menambahkan dimensi sosial: dari kekhusyukan pribadi dan disiplin verbal ke tindakan memberi yang menyentuh orang lain secara langsung.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menaruh urusan harta di antara urusan batin. Sesudah khusyuk. Sebelum menjaga diri.
  • Kata memberikan dipakai, bukan menunaikan kewajiban. Yang disorot tangan yang bergerak. Bukan daftar yang dicoret.
  • Sifat ini paling kelihatan dari luar. Allah menaruhnya di tengah daftar. Yang tampak disandingkan dengan yang tersembunyi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “menunaikan” diterjemahkan “memberikan”. z-k-w: 29 ayat formula aataa+zakaah konsisten 'memberikan/berikanlah'; cabang kesucian terbukti 19:13 (bayi Yahyaa, 'pajak' mustahil), 18:81, 19:19. Dalam ayat ini, 'zakaah' bertakrif (memakai kata sandang al-). zakaah diterjemahkan 'zakat' (dipertahankan: makna GANDA suci+tumbuh, jangan dikerdilkan; verba penggovongnya aataa='memberikan/berikanlah', BUKAN 'menunaikan', aataa diterjemahkan 'memberi' di 215 ayat non-zakaah, 'menunaikan' 0×;), kecuali cabang KESUCIAN (19:13/18:81) diterjemahkan 'kesucian'.