وَشَجَرَةً تَخْرُجُ مِنْ طُورِ سَيْنَاءَ تَنْبُتُ بِالدُّهْنِ وَصِبْغٍ لِلْآكِلِينَ

dan pohon yang tumbuh dari Bukit Sinai, yang menghasilkan minyak dan celupan lauk bagi orang-orang yang makan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَشَجَرَةً تَخْرُجُ مِنْ طُورِ سَيْنَاءَwa-syajaratan takhruju min thuuri saynaa'adan pohon yang tumbuh dari Bukit Sinai
  2. تَنْبُتُ بِالدُّهْنِ وَصِبْغٍ لِلْآكِلِينَtanbutu bi-d-duhni wa-shibghin li-l-aakiliinayang menghasilkan minyak dan celupan lauk bagi orang-orang yang makan

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. وَشَجَرَةًwa-syajaratandan pohon
  2. تَخْرُجُtakhrujukeluar
  3. مِنْmindari
  4. طُورِthuuribukit
  5. سَيْنَاءَsaynaa'aSinai
  6. تَنْبُتُtanbututumbuh
  7. بِالدُّهْنِbi-d-duhnidengan minyak
  8. وَصِبْغٍwa-shibghindan penyedap
  9. لِلْآكِلِينَli-l-aakiliinabagi orang-orang yang makan

Inti bacaan

Contoh spesifik: pohon dari Bukit Sinai yang menghasilkan 'minyak dan celupan lauk', detail konkret tentang manfaat praktis tumbuhan tertentu bagi kebutuhan kuliner sehari-hari.

Penjelasan pilihan kata

Teks tidak menamai pohon ini secara spesifik sebagai zaitun: identifikasi itu adalah pembacaan tradisi berdasarkan konteks minyak dan lokasi geografis, bukan pernyataan langsung ayat ini.

Tafsiran

Ayat ini menambahkan satu contoh spesifik lagi dari kelimpahan tumbuhan: sebuah pohon dari lokasi tertentu yang menghasilkan dua manfaat sekaligus, minyak dan bahan pencelup makanan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut satu pohon dengan dua hasil: minyak dan celupan lauk. Sepasang. Yang dipakai memasak dan yang dipakai makan sama-sama dari sana.
  • Pohonnya tak diberi nama, cuma tempatnya. Tumbuh dari Bukit Sinai. Yang dikenali asalnya, bukan jenisnya.
  • Allah menyebutnya di antara tanda-tanda yang besar. Satu pohon. Yang sekecil itu masuk ke daftar bersama langit dan hujan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar sh-j-r, kh-r-j, t-w-r, n-b-t, d-h-n, s-b-gh, a-k-l): shajarah diterjemahkan 'pohon' (akar sh-j-r); tuur saynaa' diterjemahkan 'Bukit Sinai'; duhn diterjemahkan 'minyak' (akar d-h-n); sibgh diterjemahkan 'celupan (lauk)' (akar s-b-gh). gloss '(zaitun)/(Kami tumbuhkan)' dibuang.