وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِ فَقَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۖ أَفَلَا تَتَّقُونَ

Dan sungguh Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu ia berkata, "Wahai kaumku, sembahlah Allah; tidak ada tuhan bagi kalian selain Dia. Maka tidakkah kalian bertakwa?"

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِwa-la-qad arsalnaa nuuhan ilaa qawmihidan sungguh Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya
  2. فَقَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَfa-qaala yaa qawmi 'buduu llaahamaka ia berkata, wahai kaumku, sembahlah Allah
  3. مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُmaa lakum min ilaahin ghayruhutidak ada bagi kalian tuhan selain Dia
  4. أَفَلَا تَتَّقُونَa-fa-laa tattaquunamaka tidakkah kalian bertakwa

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
  2. أَرْسَلْنَاarsalnaaKami mengutus
  3. نُوحًاnuuhanNuh
  4. إِلَىٰilaakepada
  5. قَوْمِهِqawmihikaumnya
  6. فَقَالَfa-qaalalalu ia berkata
  7. يَاyaawahai
  8. قَوْمِqawmikaumku
  9. اعْبُدُوا'buduumengabdilah kalian
  10. اللَّهَllaahaAllah
  11. مَاmaatidak ada
  12. لَكُمْlakumbagi kalian
  13. مِنْmindari
  14. إِلَٰهٍilaahintuhan
  15. غَيْرُهُghayruhuselain Dia
  16. أَفَلَاa-fa-laamaka tidakkah
  17. تَتَّقُونَtattaquunabertakwa

Inti bacaan

Nuh diutus dengan pesan sederhana: 'sembahlah Allah; tidak ada tuhan bagi kalian selain Dia. Maka tidakkah kalian bertakwa?', inti pesan yang lugas, langsung menuju pertanyaan reflektif bagi pendengarnya.

Penjelasan pilihan kata

'Ilaahin ghayruhu' ('tuhan selain Dia') menandai bentuk paling ringkas dari argumen tauhid: bukan penolakan terhadap gagasan ketuhanan, melainkan penolakan terhadap sekutu bagi-Nya. 'Bertakwa' (tattaquuna, akar wqy, bentuk kedelapan, makna dasar 'menjaga diri dari') menutup seruan sebagai pertanyaan reflektif, bukan perintah langsung.

Tafsiran

Seruan Nuh dibuka dengan struktur paling sederhana yang mungkin ada: penyembahan tunggal, disusul pertanyaan retoris. Tidak ada argumen filosofis panjang, tidak ada daftar bukti terlebih dahulu: hanya pernyataan langsung yang mempercayakan pendengarnya untuk sampai sendiri pada kesimpulan lewat pertanyaan penutup.

Renungan dan Hikmah

  • Struktur seruan di sini, penyembahan tunggal, lalu pertanyaan retoris penutup; adalah pola yang akan terlihat berulang pada seruan nabi-nabi lain, menandai kesamaan inti pesan lintas generasi pembawa peringatan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-s-l, q-w-m, q-w-l, '-b-d, a-l-h, gh-y-r, w-q-y): i'buduu llaah maa lakum min ilaah ghayruh diterjemahkan 'sembahlah Allah, tak ada tuhan bagi kalian selain Dia' (akar '-b-d + ilaah), seruan nabi yang terpadu (sepasang 21:25, 23:32); tattaquun diterjemahkan 'bertakwa' (akar w-q-y). gloss '(Tuhan)' dibuang.